Myanmar siapkan berbagai keperluan jelang kepulangan etnis Rohingya
Myanmar mempersiapkan berbagai macam keperluan untuk menyambut kembalinya pengungsi Rohingya dari Bangladesh. Kedua negara sudah merencanakan pemulangan Muslim Rohingya pekan depan.
Myanmar mempersiapkan berbagai macam keperluan untuk menyambut kembalinya pengungsi Rohingya dari Bangladesh. Kedua negara sudah merencanakan pemulangan Muslim Rohingya pekan depan.
Menurut surat kabar Global New Light of Myanmar, Menteri Utama negara bagian Rakhinem, Nyi Pu, ingin semua keperluan segera diselesaikan, seperti bangunan, klinik kesehatan dan kamar mandi di kamp pemulangan di Rakhine.
Myanmar akan menerima pengungsi Rohingya dari Bangladesh di dua pusat penerimaan tamu dan kamp sementara di dekat Maungtaw, Selasa (23/1). Kesepakatan pemulangan ini akan berlangsung selama dua tahun, dan sudah ditandatangani oleh kedua negara tersebut.
Dilansir dari laman Reuters, sebelum proses pemulangan dilakukan, Bangladesh akan berikan daftar calon migran yang memiliki formulir, yang membuktikan kalau tempat tinggal mereka di Myanmar.
Sebagian pengungsi Rohingya akan melewati jalur darat dan lainnya akan menempuh jalur sungai di sepanjang perbatasan. Pengungsi Rohingya ingin pemimpin Myanmar menjamin keamanan mereka saat kembali ke Myanmar.
Lebih dari 655.500 Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh setelah militer Myanmar melakukan tindakan keji pada mereka di bagian utara Rakhine.
Perserikatan Bangsa-Bangsa menggambarkan tindakan tersebut sebagai pembersihan etnis Rohingya. Namun pernyataan tersebut langsung ditolak oleh Myanmar.
(mdk/did)