LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Myanmar Ancam Hukuman Mati bagi Bandar Penipuan Online

Parlemen Myanmar direncanakan akan melanjutkan sidang pada minggu pertama bulan Juni untuk membahas lebih lanjut mengenai RUU Anti Penipuan Online.

Jumat, 15 Mei 2026 21:08:00
myanmar
Warga China, Vietnam, dan Ethiopia, yang diyakini telah diperdagangkan dan dipaksa bekerja di pusat-pusat penipuan, duduk dengan wajah tertutup saat ditahan setelah dibebaskan dari Di (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Myanmar pada tanggal 14 Mei 2026 mengeluarkan rancangan undang-undang (RUU) yang mengusulkan penerapan hukuman mati bagi pelaku yang menahan atau memaksa korban dengan kekerasan untuk bekerja di pusat penipuan online. Perkembangan operasi penipuan online di Myanmar semakin pesat seiring dengan situasi perang saudara yang melanda negara tersebut.

Praktik ini telah menjadi bagian dari jaringan penipuan yang berkembang di Asia Tenggara dan menargetkan pengguna internet di seluruh dunia dengan modus asmara dan investasi mata uang kripto.

Industri ilegal yang bernilai miliaran dolar ini menarik banyak pekerja yang datang dengan sukarela. Namun, sejumlah warga asing yang telah dipulangkan mengaku bahwa mereka menjadi korban perdagangan manusia dan dipaksa untuk bekerja di pusat-pusat penipuan di Myanmar, serta mengalami penyiksaan oleh para operatornya.

Mengutip laporan CNA, RUU Anti Penipuan Online ini memungkinkan penerapan hukuman mati bagi pelaku kekerasan, penyiksaan, penangkapan, dan penahanan secara melawan hukum, atau perlakuan kejam terhadap orang lain dengan tujuan memaksa mereka melakukan penipuan online.

Advertisement

Selain itu, RUU ini juga mencakup ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup bagi mereka yang mengoperasikan pusat penipuan online dan pelaku penipuan kripto.

Perang Saudara Picu Kejahatan Siber

Perang saudara yang dimulai akibat kudeta militer pada tahun 2021 telah menghasilkan ketidakstabilan di seluruh Myanmar. Para pengamat menyatakan bahwa situasi tersebut menciptakan peluang bagi kelompok kejahatan terorganisir untuk memperluas operasi mereka di area-area yang dijaga ketat.

Advertisement

Di Amerika Serikat (AS), Biro Investigasi Federal (FBI) melaporkan bahwa lebih dari USD 20 miliar hilang akibat penipuan semacam ini pada tahun lalu. Isu ini semakin memperburuk hubungan dengan negara tetangga, China, yang semakin khawatir karena banyak warganya terlibat dalam pusat-pusat penipuan, baik sebagai pelaku maupun korban.

Selama lima tahun konflik di Myanmar, China beberapa kali memberikan dukungan kepada berbagai kelompok, baik pemberontak maupun militer, untuk melindungi kepentingan keamanan dan ekonominya. Namun, baru-baru ini, China lebih memilih untuk mendukung junta militer dengan mengakui pemilihan umum yang dilaksanakan oleh mereka.

Pemilu itu mengesampingkan partai-partai oposisi, termasuk Liga Nasional untuk Demokrasi yang dipimpin Aung San Suu Kyi, yang kini masih dalam tahanan sejak kudeta. RUU Anti Penipuan Online adalah inisiatif pertama yang diluncurkan oleh pemerintahan baru yang dipimpin oleh Min Aung Hlaing, yang baru-baru ini dilantik sebagai presiden.

Kelompok pemantau demokrasi menganggap perubahan pemerintahan ini sebagai upaya untuk memperbaiki citra militer dan mengakhiri isolasi yang dialami Myanmar sejak kudeta. Pemerintahan baru juga menawarkan beberapa konsesi, termasuk memindahkan Aung San Suu Kyi dari penjara ke tahanan rumah dua minggu lalu. Namun, banyak pengkritik menilai langkah ini hanyalah strategi untuk memperbaiki citra pemerintah.

Advertisement

RUU Anti Penipuan Online juga menjanjikan pembentukan komite baru yang akan bekerja sama dengan negara lain untuk memberantas industri kejahatan tersebut. Ini dianggap sebagai langkah lain untuk membuka hubungan dengan dunia internasional di bawah pemerintahan baru Myanmar.

Berita Terbaru
  • Otorita IKN Ajak Pengunjung Tinggalkan Jejak Hijau Lewat Penanaman 150 Tanaman Endemik
  • 695 Koperasi Desa Merah Putih Banten Genjot Ekonomi Pedesaan, Target Capai 1.551 Gerai
  • Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
  • Presiden Prabowo Tekankan Prioritas Pengamanan Stok Pangan Nasional Hadapi Krisis Global
  • Lonjakan Penumpang Kereta Api Daop 9 Jember, Stasiun Jember Jadi Favorit Libur Panjang
  • berita update
  • hukuman mati
  • konten ai
  • myanmar
  • penipuan online
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
K
Reporter Khairisa Ferida
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.