LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Musharraf harus berobat ke Amerika

Pengacara Musharraf mengatakan mantan presiden Pakistan itu butuh menjalani perawatan masalah jantung.

2014-01-16 19:02:00
Pakistan
Advertisement

Pengacara Perves Musharraf, Anwar Mansoor Khan, mengatakan mantan presiden Pakistan tengah diadili atas tuduhan pengkhianatan terhadap negara itu perlu dibawa ke Amerika Serikat untuk perawatan medis.

Anwar mengatakan dia telah mengajukan sebuah surat ke pengadilan pada hari ini bertanya apakah Musharraf dapat dipindahkan ke Pusat Medis Regional Paris di Kota Paris, Negara Bagian Texas, Amerika, seperti dilansir stasiun televisi Aljazeera, Kamis (16/1).

Musharraf, 70 tahun, telah menjadi pasien di Institut Kardiologi Angkatan Bersenjata di Kota Rawalpindi sejak 2 November tahun lalu, setelah mengeluh masalah jantung saat perjalanannya ke pengadilan. Dokter mendiagnosis dia dengan penyakit arteri koroner.

Advertisement

Juru bicara untuk mantan pemimpin militer itu, Letnan Jenderal Rashid Qureshi, mengatakan Musharraf 'tampak beristirahat' ketika dirinya mengunjungi Musharraf dua hari lalu.

Kasus pengkhianatan terhadap negara berhubungan dengan keputusannya sebagai presiden pada 2007 untuk memaksakan keadaan darurat selama dia menangguhkan konstitusi dan menahan beberapa hakim, termasuk ketua mahkamah, yang memicu protes luas.

Dia mengundurkan diri pada 2008 dan keluar dari Pakistan, sebelum kembali pada 2013, dengan berharap dapat kembali ke dunia politik. Sebaliknya, dia malah ditahan dan dituduh atas serangkaian kejahatan.

Advertisement

Ketika berbicara kepada Aljazeera dalam wawancara pertamanya sejak dia dibebaskan dari tahanan rumah, Musharraf menyalahkan masalah hukum saat ini, yang dia gambarkan sebagai sebuah 'dendam turun-menurun' dari Perdana Menteri Nawaz Sharif.

"Dalam pemerintahannya, dia dapat mempengaruhi. Sampai sekarang dia menunjukkan dendam itu, tapi saya berharap keadilan dari pengadilan," ujar Musharraf.

(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.