LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Mursi unggul di pemilihan luar negeri

Mursi diperkirakan menang pada putaran kedua pemilihan luar negeri.

2012-06-11 16:57:55
dunia
Advertisement

Kandidat presiden Mesir dari Ikhwanul Muslimin, Muhammad Mursi, unggul di pemungutan suara putaran kedua bagi ekspatriat kemarin. Para pemilih di luar negeri mendapat kesempatan menggunakan hak suara lebih dulu dibanding warga di dalam negeri.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Senin (11/6), hasil hitung cepat menunjukkan dukungan terbesar bagi Mursi didapatkan dari warga Mesir tinggal di negara-negara Teluk. Dia mendapat 88 persen sokongan, namun hingga berita ini dilansir belum ada keterangan jumlah total suara sah dari basis pemilihan luar negeri.

Pendukung kandidat sayap kanan ini datang dari ekspatriat Negeri Piramida itu di Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab. Dia kabarnya unggul mutlak di Arab Saudi yang memiliki warga Mesir terbanyak, mencapai 150 ribu orang.

Pada awal putaran kedua ini, Mursi berhadapan dengan mantan Perdana Menteri Ahmad Safiq. Kedua calon presiden itu memperebutkan 310 ribu suara warga Mesir di luar negeri.

Mursi berpeluang kembali unggul pada pemilihan khusus ekspatriat ini bila berkaca pada hasil di putaran pertama lalu. Saat itu, Presiden Partai Kebebasan dan Keadilan ini mendapatkan 106 ribu suara dari tempat pemungutan suara di 33 negara. Raihan ini tertinggi dibanding kandidat lain.

Meski putaran kedua tetap dilaksanakan, pemilihan presiden Mesir dibayangi pembatalan. Tiga hari lagi, Mahkamah Konstitusi akan meninjau ulang undang-undang pelarangan politik yang disahkan parlemen dua bulan lalu. Bila beleid ini berlaku, Safiq otomatis tersingkir sebagai calon presiden.

Jika Safiq digugurkan, akan ada dua skenario, yakni mengulang pemilihan dari awal dengan 12 calon. Kemungkinan lainnya adalah meneruskan putaran kedua antara Mursi dan Hamden Sabbahi (calon dari partai sosialis).

Pemilihan presiden lanjutan untuk warga di dalam negeri digelar pada 16-17 Juni mendatang. Bila calon Ikhwanul Muslimin menang, Mesir menyusul Maroko, Tunisia, dan Libya yang dikuasai kelompok Islam setelah Revolusi Arab merebak tahun lalu.(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.