Muda-mudi Saudi kena demam drama Korea
Mereka suka mengunduh serial drama Korea di Internet.
Bukan hanya Indonesia saja yang kaum muda-mudinya kena demam Korea dalam beberapa tahun belakangan, remaja Arab Saudi juga ternyata doyan tayangan drama dari Negeri Ginseng itu.
Yang paling populer di Saudi saat ini adalah serial Boys over Flowers dan Sorry, I Love You. Kedua serial drama itu diterjemahkan dengan sulih suara ke dalam bahasa Arab. Kaum muda-mudi kini banyak yang mengunduh tayangan-tayangan itu atau menonton langsung via Internet, seperti dilansir situs Arab News, Selasa (6/1).
Seorang konsultan keluarga dan kesehatan di Saudi bernama Khaled Jalban mengatakan, saat ini ada tren remaja Saudi menyukai tayangan film atau serial drama dari Korea.
"Kami bukannya menentang mempelajari bahasa asing tapi kami menolak budaya dan tradisi Barat dalam bentuk bahasa yang mempengaruhi kehidupan kami," kata Jalban yang menyebut anak muda Saudi sekarang kurang punya kepercayaan diri.
Dia menyatakan, budaya asing seperti dari Meksiko, Turki, Korea bisa mempengaruhi kaum muda Arab dan membuat mereka kehilangan budaya Arab dan Islam.
Guru di sebuah sekolah bernama Hana Al-Saeedi mengatakan sebagian muridnya sangat menggandrungi drama Korea.
"Beberapa anak perempuan mencoba belajar menuliskan nama mereka dalam bahasa Korea di buku catatan mereka. Mereka juga mulai mengobrol dalam bahasa Korea."
Mahasiswa bernama Hind Muhammad juga mengatakan dia menyukai drama Korea karena ceritanya berbeda dan tidak berulang. Dia juga mengaku menyukai lagu-lagu Korea dan mengikuti kabar di seputar grup musik kesukaannya Double S.
Psikolog di Rumah Sakit Mental di Asir Latiah Salman mengatakan dia tidak percaya budaya asing bisa mempengaruhi kepribadian dan identitas kaum muda Saudi.
"Teknologi informasi dan komunikasi modern membuat kaum muda Saudi mengenal beragam budaya. Ini tentu memperluas wawasan dan pengetahuan mereka, serta meningkatkan gaya hidup mereka," kata dia.
Baca juga:
Lima kisah perselingkuhan paling unik dan tragis sejagat
Mufti agung Saudi sebut merayakan maulid nabi berdosa
Nekat nyetir, dua perempuan Saudi disidang kasus terorisme
Dua penyihir buka praktik di Makkah
Ulama Saudi sebut muslimah tidak harus pakai cadar
Demi bola, perempuan Saudi nekat nyamar jadi lelaki