Militan pro-ISIS serbu penjara Filipina, bebaskan delapan anggota
Selain itu 20 tahanan juga melarikan diri.
Kelompok militan pendukung ISIS di Filipina menyerbu sebuah penjara di Kota Marawi, Provinsi Lanao del Sur, tadi malam, dan membebaskan delapan anggota mereka yang ditangkap sepekan lalu.
Koran the Guardian melaporkan, Ahad (28/8), sekitar 50 pria bersenjata dari kelompok militan Maute masuk ke dalam penjara dan membuat 28 tahanan kabur, termasuk delapan anggota mereka.
Polisi mengatakan, selain anggota mereka, tahanan yang kabur adalah terpidana narkoba dan pembunuhan.
Tentara Filipina sepekan lalu menangkap delapan anggota Maute di pos pemeriksaan setelah menemukan sejumlah bahan peledak dan senjata di dalam mobil yang mereka kendarai.
Kelompok Maute adalah segerombolan muslim ekstrem di Mindanao, selatan Filipina yang terkenal karena sering menculik dan meneror dengan serangan bom.
Militer Filipina mengatakan, saat menyerbu penjara, mereka terlihat membawa bendera militan ISIS dan ikat kepala jihadis juga ditemukan di markas mereka.
Kelompok ini diyakini menyerang barak militer di Kota Butig, Mindanao, pada Februari lalu.
Petugas berwenang mengatakan mereka kini tengah menyelidiki mengapa para sipir penjara membiarkan mereka diserang dan tidak memperketat penjagaan setelah ada terpidana terorisme.
Baca juga:
Melihat lebih dekat suramnya penjara ISIS di Libya
Melihat lebih dekat suramnya penjara ISIS di Libya
Lima anak kecil diperintahkan ISIS eksekusi mati tahanan
Dalang serangan militan ke kafe Bangladesh ditembak mati polisi
Puluhan tank Turki akan habisi militan ISIS dari perbatasan
Publik Amerika bikin gerakan anti ISIS lewat baliho di jalan raya