Militan ISIS di Irak bakar rokok dan tembakau shisha
Insiden ini muncul dari foto-foto diterbitkan di akun Twitter milik ISIS.
Para militan dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah membakar sejumlah besar bungkusan rokok dan mu'assel (campuran tembakau untuk shisha) di Kota Mosul dan mengatakan barang-barang itu dilarang agama.
Insiden ini muncul dari foto-foto diterbitkan di akun Twitter milik ISIS, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (16/7).
Foto-foto itu memperlihatkan apa yang disebut sebagai pasukan keamanan ISIS di Provinsi Niniwe tengah membakar sejumlah besar bungkusan rokok dan mu'assel.
Gambar itu juga menunjukkan rokok-rokok yang disita di Mosul dan kemudian ditempatkan di truk pikap.
Foto lain memperlihatkan sebuah spanduk bertuliskan pemindahan bahan yang dilarang untuk dihancurkan, sementara gambar lainnya diduga menunjukkan lokasi di mana bungkusan rokok dan mu'assel itu dikumpulkan.
Sebuah foto juga memperlihatkan seorang pria mengibarkan bendera Al-Qaidah, bersama dengan judul "Allah akan membantu kita melawan barang terlarang".