Mike Pompeo, bos CIA pilihan Trump yang legalkan penyiksaan tahanan
Mike pompeo, bos CIA pilihan Trump yang legalkan penyiksaan tahanan. Dalam sidang uji kelayakan Pompeo mengaku akan memberlakukan kembali teknik penyiksaan seperti waterboarding. Hal itu memicu kekhawatiran anggota senat jika kebijakan tersebut benar-benar diberlakukan. Kendati demikian Pompeo tetap memenangkan suara.
Anggota senat telah meresmikan Mike Pompeo sebagai direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) Senin (23/1) kemarin. Pompeo merupakan kandidat yang dipilih langsung oleh Presiden Donald Trump.
Pompeo lolos dalam pemungutan suara setelah mengantongi dukungan sebanyak 66 banding 32 suara. Pengucapan sumpah Pompeo dilakukan setelah pengambilan suara di Gedung Putih dan dipimpin oleh Wakil Presiden Mike Pence.
Sempat terjadi perdebatan sengit antara anggota senat pada saat pengambilan suara. Hal tersebut karena Pompeo dikhawatirkan akan benar-benar memberlakukan teknik interogasi yang berdasar pada penyiksaan.
Sebab, dalam sidang uji kelayakan Pompeo mengatakan akan memberlakukan kembali teknik penyiksaan seperti waterboarding. Namun dia juga mengaku akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan para ahli jika akan melakukan hal itu.
Kendati demikian, sejumlah anggota senat yang mendukung Pompeo tetap berharap nantinya dia akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
"Saya hanya ingin mengingatkan rekan-rekan kami bahwa negara kita terus menghadapi ancaman yang luar biasa," kata anggota senat John Cornyn dalam sebuah pernyataan resmi sebelum memberikan suara buat Pompeo, seperti dilansir dari laman CNN, Selasa (24/1).
"Presiden kita membutuhkan kabinet keamanan nasional, khususnya direktur CIA di sisinya, sebagai posisi integral yang akan tetap menjaga negara kita aman," sambungnya.
Baca juga:
Baru tiga hari jadi presiden AS, Trump sudah langgar konstitusi
[Video] Ekspresi Trump saat dibacakan ayat suci Alquran
CIA yakin Rusia punya banyak rekaman seks Trump
CIA: Rusia bantu Donald Trump menangkan pemilu Amerika
Bos CIA akui Amerika terlibat pertumpahan darah di Suriah
CIA rilis dokumen kondisi di Indonesia usai G30S PKI