Mengundang berahi, deretan iklan porno ini dilarang tayang
Mengundang berahi, deretan iklan porno ini dilarang tayang
Membuat iklan sebuah produk tak ayal harus memiliki sisi menarik. Tak jarang 'suntikan' konten dewasa adalah salah satunya. Hal itu dirasa masih menjadi paling efektif sebgai daya tarik kala bersentuhan dengan hal pornografi.
Hal yang perlu dicatat adalah apakah konten tersebut masih bermain di wilayah yang wajar, karena tak jarang demi mendongkrak pengenalan produknya, iklan berkonten dewasa dibuat kelewat porno.
Iklan susu bayi contohnya, mencoba membandingkan ASI dengan susu formula, iklan tersebut malah disemprit dan dilarang mengudara.
Berikut sederet iklan yang dicabut hak siarnya akibat dianggap porno.
Baca juga:
Petugas rumah sakit meninggal saat tonton porno dari laptop
Gara-gara buka link bokep pakai BBM, nasib pria ini sial
Kesal indekos buat zina, wanita ini unggah video mesum teman ke FB
Profesor kimia ini ketahuan nyambi jadi bintang porno
Pakistan larang iklan kondom tayang di televisi
Otoritas Pakistan melarang iklan alat kontrasepsi berupa kondom ditayangkan di televisi. Menurut mereka, iklan tersebut dianggap tidak bermoral dan dapat mempengaruhi anak-anak.
Menurut Otoritas Regulator Media Elektronik Pakistan (Pemra), keluhan orangtua karena banyaknya iklan 'dewasa' yang menimbulkan rasa ingin tahu anak-anak, menjadi penyebabnya.
"Pelarangan ini kita lakukan karena ada keluhan dari masyarakat, khususnya orangtua yang mengatakan anak-anak mereka jadi memiliki rasa ingin tahu yang besar," katanya pejabat Pemra, seperti dikutip dari BBC, Senin (30/5).
Islamabad merupakan negara konservatif. Hal ini pula yang menyebabkan sesuatu yang berbau komersial jarang dijumpai.
Tahun lalu, sebuah iklan kondom merek Josh juga dilarang tayang di layar kaca. Alasannya karena iklan kondom ini tidak bermoral.
Denmark ajak kaum muda ikut pemilu dengan iklan kartun porno
Pemerintah Denmark membuat iklan kartun film porno yang ditayangkan di televisi buat mengajak warga muda ikut berpartisipasi dalam pemilihan umum parlemen Eropa 25 Mei mendatang.
Surat kabar the Daily Mail, Rabu (14/5/2014), dalam iklan itu tampak seorang pria bertelanjang dada dengan nama Voteman sedang berada di tempat tidur bersama lima perempuan telanjang. Di adegan lain Voteman juga menghajar wajah seorang pria golongan putih alias golput.
Dalam adegan lain Voteman bahkan mengganggu pasangan tengah bercinta untuk ikut pergi ke tempat pemungutan suara.
Video porno diunggah di situs berbagi video YouTube itu juga dipasang di situs resmi pemerintah Denmark. Namun video itu kemudian dicabut sebab mengandung gambar porno.
Suster nakal jadi model iklan kondom dan pakaian dalam di China
Hari suster sedunia nampaknya dikemas berbeda oleh sebuah promosi alat kontrasepsi di China. Promo yang mencuat melalui situs JD.com mencederai hati netizen yang berprofesi sebagai suster.
Pasalnya, sosok seorang suster atau perawat yang berkerja aktif mendampingi dokter selama 24 jam itu penampilannya malah terkesan cabul dan nakal.
Pada Selasa, 12 Mei lalu, sebuah iklan pakaian dalam seksi wanita dan alat kontrasepsi dari merek ternama menggunakan sosok suster sebagai ikon iklan mereka. Tampilan sosok suster seronok itu membunuh citra suster pada umumnya.
Seorang dokter bernama Wang, memajang iklan tersebut di media sosial dan dan sudah tersebar ke lebih dari 12.000 orang.
Kesan cabul dan pakaian seksi mengundang hujatan netizen di Weibo (situs jejaring sosial China).
"Kami tidak peduli jika mereka menggunakan promo seksi, namun penggunaan pakaian suster merusak citra baik mereka," ungkap Wang yang enggan disebutkan identitas lengkapnya kepada CNN, Rabu, (13/5/2015).
"Sebagai seorang dokter saya meminta iklan tersebut untuk meminta maaf secara resmi kepada ribuan suster yang merasa dicederai," tambahnya.
Seperti diberitakan CNN, JD.com menyampaikan telah mencabut iklan tersebut dan mengkaji ulang materi iklan mereka.
Iklan susu bayi di Mesir dilarang tayang
Pemerintah Mesir melarang sebuah iklan susu formula bagi bayi lantaran iklan itu dianggap menjurus pornografi, merendahkan kaum perempuan, dan bahkan bisa mengarah pelecehan seksual.
Dalam tayangan di televisi, susu bayi merek Juhayna itu memperlihatkan tiga balita sedang duduk dan membandingkan susu formula dalam kemasan dengan air susu ibu. Seorang balita menanyakan kepada temannya yang sedang menangis,"Kamu kenapa menangis?" Yang ditanya menjawab, "Aku ingin dondoo. Aku tak bisa melupakan dondoo," yang dia maksud adalah payudara ibunya. Temannya itu kemudian mengatakan,"Kamu tidak akan pernah melupakan dondoo." Karena masih saja menangis balita itu akhirnya diejek oleh teman-teman sebayanya karena tidak mau minum susu formula dalam kemasan dan dianggap kurang jantan.
"Dondoo" tidak punya arti dalam bahasa Arab dan hanya kata bikinan yang dipakai dalam ikla itu untuk merujuk pada payudara wanita.
Surat kabar the Washington Post melaporkan, Rabu (15/6), Badan Perlindungan Konsumen (CPA) Mesir dua hari lalu mengumumkan akan melarang iklan itu dan beberapa iklan lain yang dianggap "merusak martabat, melecehkan tradisi, dan moral secara umum." Menurut CPA jika perusahaan-perusahaan itu tidak menghentikan penayangan iklan-iklan itu dalam 24 jam maka mereka akan diadili.