Media asing ikut beritakan kasus pilot Citilink diduga mabuk
Kasus pilot maskapai Citilink mabuk rupanya menyedot perhatian masyarakat internasional, salah satunya Reuters.
Kasus pilot Citilink tertangkap mabuk sebelum melakukan penerbangan dengan pesawat QG 800 rute Surabaya-Jakarta, rupanya menyedot perhatian masyarakat internasional. Kasus yang cukup jarang terjadi ini, diberitakan media internasional sekelas Reuters.
Diberitakan dalam laman situs Reuters, Sabtu (31/12), pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan peringatan kepada pihak maskapai. Si pilot mabuk pun sudah dipecat.
Tak hanya itu, akibat dari pilot ketahuan mabuk tersebut, direktur utama maskapai Citilink juga mengundurkan diri.
Reuters menulis, pihak maskapai menyebutkan pemecatan pilot karena telah mengabaikan prosedur keselamatan dan keamanan penerbangan.
"Apa yang dilakukan pilot kami itu berpotensi membahayakan keamanan dan keselamatan penumpang dan awak pesawat lainnya," kata pihak maskapai.
Pilot mabuk ini terekam di kamera pengawas yang ada di bandar udara. Dalam rekaman tersebut, pilot mabuk mengatakan pada temannya bisa untuk terbang walau kondisinya tidak memungkinkan.
Dari situs perusahaan, Citilink disebutkan mengoperasikan 34 pesawat dan melakukan 184 penerbangan setiap hari.
Baca juga:
Menhub Budi Karya minta maaf terkait kasus Pilot Citilink mabuk
Citilink akui tak tahu rekam jejak Kapten Pilot Tekad sebelum gabung
Menhub Budi belum tahu bos Citilink mengundurkan diri
Citilink pecat Kapten Pilot Tekad bukan karena narkoba dan mabuk
Kasus dugaan pilot mabuk saat tugas berujung mundurnya bos Citilink
Citilink sebut pilotnya tidak mabuk tapi bangun kesiangan