Mayoritas warga nilai AS mulai kehilangan pengaruh di Timur Tengah
Mayoritas warga nilai AS mulai kehilangan pengaruh di Timur Tengah. Survei terbaru dari Harvard CAPS/Harris yang dirilis secara ekslusif kepada the Hill kemarin mengungkapkan 69 persen rakyat Amerika menilai pemerintahan mereka mulai kehilangan pengaruh di Timur Tengah terutama di negara seperti Iran, Rusia, dan China.
Survei terbaru dari Harvard CAPS/Harris yang dirilis secara eksklusif kepada the Hill kemarin mengungkapkan sebanyak 69 persen rakyat Amerika menilai pemerintahan mereka mulai kehilangan pengaruh di Timur Tengah terutama di negara seperti Iran, Rusia, dan China.
Dikutip dari laman Press TV, Jumat (25/5), jajak pendapat itu juga mengungkapkan 54 persen responden mengatakan AS harusnya kembali merundingkan soal kesepakatan nuklir Iran ketimbang menarik diri.
Pada 8 Mei lalu Trump mengumumkan AS menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran yang sebelumnya sudah dicapai oleh Iran dan lima negara Dewan Keamanan PBB yakni AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan China, plus Jerman.
Tak hanya itu Trump juga mengatakan dia akan kembali menerapkan sanksi nuklir kepada Iran dan sanksi ekonomi paling berat bagi Negeri Mullah.
Survei itu juga menyatakan mayoritas warga AS menganggap pemerintah mereka dan Israel bersalah dalam peristiwa pembantaian lebih dari 60 warga Palestina yang ditembaki tentara Israel dalam unjuk rasa di perbatasan Gaza ketika peringatan Hari Nakba (Bencana) dan bertepatan dengan pembukaan resmi kedutaan AS di Yerusalem.
Baca juga:
Usai batalkan pertemuan, Trump sebut 12 Juni masih mungkin jumpa Kim Jong-un
Begini tanggapan Putin atas batalnya pertemuan Trump dan Kim Jong-un
Korea Utara buka peluang dialog dengan AS, usai keputusan sepihak Trump
Kandasnya rencana pertemuan bersejarah Trump dan Kim Jong-un
Ini isi surat resmi Trump batalkan pertemuan dengan Kim Jong-un bulan depan