Mau ambil gaji, 45 tentara di Yaman tewas dibom
Bom meledak di barak tentara Yaman, dan menewaskan 45 orang. Para tentara sedang berkumpul untuk mengambil gaji mereka ketika bom meledak. Kelompok berbaiat ke ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.
Sebuah bom bunuh diri di barak tentara Yaman menewaskan 45 personel dan melukai sekitar 50 tentara lainnya. Para tentara diserang bom saat hendak mengambil gaji mereka di barak yang terletak di sebelah selatan Yaman.
"Serangan terjadi saat para tentara berkumpul untuk menerima gaji mereka di sebuah barak di Kota Aden," ujar pejabat militer setempat, seperti dilaporkan BBC, Minggu (11/12).
Seorang tentara Waleed Rashed mengatakan dia tiba ketika serangan baru saja terjadi.
"Tiba-tiba saya mendengar teriakan minta tolong dari tentara yang terluka," ujarnya.
Rashed menyebutkan mobil pribadi yang terparkir digunakan untuk membawa para korban ke rumah sakit, sebelum ambulans tiba.
Masih belum jelas siapa dalang di balik penyerangan ini. Namun, kelompok yang menyebut dirinya berbaiat ke Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Konflik di Yaman yang terjadi sejak Maret 2015 antara aliansi pendukung Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi dengan pemberontak Houthi. Sementara itu, kelompok jihadis ISIS dan al-Qaidah juga terlibat konflik memperebutkan wilayah kekuasaan di selatan Yaman.
(mdk/che)