Masuk ke toilet, gadis Turki diperkosa 3 imigran asal Afghanistan
Masuk ke toilet, gadis Turki diperkosa 3 imigran asal Afghanistan. Tiga remaja asal Afghanistan kini harus mendekam di dalam penjara usai memerkosa seorang gadis asal Turki di Wiena, Austria. Sedangkan sang gadis sudah kembali ke negaranya dalam keadaan trauma.
Tiga remaja asal Afghanistan kini harus mendekam di dalam penjara usai memerkosa seorang gadis asal Turki di Wiena, Austria. Atas perbuatannya itu, mereka dijebloskan ke dalam jeruji besi selama enam tahun, dan pelaku yang masih di bawah umur dijerat lima tahun penjara.
Dilaporkan harian The Daily Mail, Rabu (1/2), ketiganya merupakan imigran, yang datang ke Austria melalui kawasan Balkan tanpa didampingi orang yang lebih dewasa. Mereka langsung dibekuk usai dilaporkan melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis di dalam toilet stasiun.
Putusan tersebut dijatuhkan Pengadilan Regional Wiena usai mendengarkan kesaksian korban yang merupakan mahasiswa berusia 21 tahun. Dia menduga sudah diintai para pelaku saat berada di Stasiun Paterstern, Wiena, April 2016 lalu.
Dalam keterangannya, korban sedang bepergian bersama teman-temannya selama di kota Wiena. Namun, sesampainya di stasiun dia masuk ke dalam toilet untuk buang air.
Tanpa dia sadari, ketiga remaja itu mengikutinya dari belakang, dan langsung menerjang masuk sebelum korban menutup pintu. Pelaku termuda, yakni berusia 16 tahun memeganginya di lantai, sedangkan dua rekannya yang sudah berusia 18 tahun memerkosanya.
Tak hanya diperkosa, wajahnya juga berkali-kali ke arah kloset dan lehernya dicekik.
Jaksa lokal, Katharina Stauber meyakini pemerkosaan tersebut sudah direncanakan ketiga remaja itu. Mereka sudah menunggu lama di sekitar toilet tersebut untuk mencari perempuan untuk diperkosa.
"Korban kini sudah kembali ke negaranya Turki tetapi masih mengalami trauma akibat pemerkosaan itu," terangnya di hadapan hakim.
Atas perbuatannya, hakim langsung menjatuhkan dua remaja berusia 18 tahun dengan hukuman enam tahun penjara, dan satu pelaku yang lebih muda dengan hukuman lima tahun penjara. Dilaporkan, para pelaku tidak menunjukkan raut penyesalan sementara hanya rekan mereka yang berusia 16 tahun meminta maaf atas perbuatannya.
Baca juga:
Pria ini ingin bangun khilafah Islam di Austria
800 Polisi Austria gerebek masjid buru ulama garis keras
Dubes Austria ajak Solo kerja sama pariwisata & transportasi massal
2 Wanita Afghanistan nekat sembunyi di dalam koper demi ke Austria
Austria larang penduduknya merokok di rumah