LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Massa rusak masjid dan bakar Quran saat Natal di Prancis

Pemerintah Prancis mengecam kerusuhan anti-Arab di Corsica, mendesak para perusak masjid ditangkap

2015-12-26 09:16:09
Prancis
Advertisement

Sekelompok pengunjuk rasa di Kota Ajaccio, Kepulauan Corsica, Prancis, merusak sebuah masjid dan membakar beberapa Al Quran. Insiden itu terjadi pada saat perayaan Natal.

Perusakan itu bermula dari pengeroyokan dua orang petugas pemadam kebakaran dan seorang polisi oleh beberapa anak muda dari distrik para imigran. Warga Kota Ajaccio lantas menggelar unjuk rasa menuntut para pengeroyok ditangkap.

Lebih dari 150 orang bekerumun di depan Balai Kota, pada saat Natal, meneriakkan kalimat rasis seperti "Orang Arab enyah dari Prancis!" atau "Prancis rumah kami, bukan rumah kalian."

Advertisement

Kantor berita AFP melaporkan, Sabtu (26/12), ratusan orang itu tanpa dikomando, kemudian merangsek ke perkampungan Arab. Salah satu masjid kecil di perkampungan itu kemudian dirusak, kacanya dipecahkan, dan pintunya dijebol.

"Lima puluh Al Quran dibakar dan dibuang ke jalanan," kata Pejabat Pemkot Ajaccio, Francois Lalanne.

Pemerintah Prancis mengecam tindakan warga Ajaccio yang main hakim sendiri. Padahal belum jelas siapa sebetulnya pengeroyok para polisi dan pemadam kebakaran yang menjadi pemicu insiden ini. "Perusakan ini tidak bisa diterima," kata Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls.

Advertisement

Dewan Perwakilan Umat Muslim Prancis (CFCM) mengaku sedih mendengar kabar perusakan masjid tersebut. Padahal, pada 24-25 Desember lalu umat muslim dan Kristen sama-sama merayakan hari yang penting. "Sebetulnya semua umat beragama sedang bergembira kemarin, kami menyesalkan kejadian di Corsica," seperti dikutip dari keterangan tertulis CFCM.

Di Corsica, Partai Front Nasional yang berhaluan kanan ekstrem berhasil meraup suara mayoritas pada pemilu regional awal bulan ini. Diduga, ideologi antiimigran itu memperoleh dukungan masyarakat dipicu serangan teror Paris pada 13 November lalu yang menewaskan 130 orang.

Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve mendesak polisi menangkap para pelaku perusakan masjid dan pembakaran Al Quran. "Kita tidak bisa membiarkan rasisme dan xenophobia terus berlanjut," ujarnya.

Baca juga:
Ini masjid yang diserang sekelompok vandalis di Prancis
Prancis jalankan UU baru, pekerjakan peragawati kurus bisa dipenjara
Menengok pusat pelatihan calon ulama di Masjid Agung Paris
Bandara Paris pecat dua pria muslim sebab punya jenggot panjang
Begini ekspresi sang 'Raja Hutan' saat diberi kado spesial Natal

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.