Massa pendukung dan anti-Trump bentrok, 20 pengunjuk rasa ditangkap
Massa pendukung dan anti-Trump bentrok, 20 pengunjuk rasa ditangkap. Meski aparat keamanan sudah melakukan upaya pencegahan, bentrokan antara massa pendukung dan anti-Trump tetap terjadi. Alhasil, 20 orang diduga provokator dari kedua belah pihak ditangkap dan menyisakan 11 pengunjuk rasa lainnya mengalami luka-luka.
Meski aparat keamanan sudah melakukan upaya pencegahan, bentrokan antara massa pendukung dan anti-Trump tetap terjadi. Alhasil, 20 orang diduga provokator dari kedua belah pihak ditangkap dan menyisakan 11 pengunjuk rasa lainnya mengalami luka-luka.
Dilansir Reuters, Minggu (16/4), kerusuhan ini berlangsung di Berkeley, California di mana massa dari kedua belah pihak berkumpul untuk menyatakan suaranya. Suasana semakin memanas ketika para pengunjuk rasa saling melempar botol dan kaleng di atas barikade kepolisian yang memisahkan mereka.
Melihat situasi makin memanas, polisi bertindak keras dengan menembakkan gas air mata, massa pun kocar kacir.
Dari pantauan Reuters, beberapa pendemo mengalami pendarahan di bagian wajah dan cedera ringan, namun belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban dari aparat. Media setempat, mengutip kepolisian, melaporkan sedikitnya 11 orang terluka.
Polisi menyatakan penangkapan akan kembali dilakukan setelah melakukan penelitian rekaman video saat bentrok berlangsung.
Kejadian ini berlangsung ketika ratusan massa anti-Trump menggelar aksi tandingan terhadap 'Hari Patriot' kebebasan bersuara dan piknik, dihelat para pendukung Trump. Reuters memperkirakan sekitar 500 sampai 1.000 orang berkumpul di tempat yang sama.
Massa yang menolak kepemimpinan Trump menggunakan pakaian serba hitam dan masker. Sementara, pihak pendukung terdiri atas massa yang menyebut diri sebagai 'patriot' dan 'nasionalis', pendukung Trump, pendukung kebebasan bicara, dan kelompok lainnya.
Baca juga:
Tragedi lagi di United Airlines, penumpang disengat kalajengking
Rusia punya bom 4 kali lebih dahsyat ketimbang 'induk segala bom' AS
Penumpang diseret United Airlines patah hidung, gegar otak
'Induk dari segala bom' AS tewaskan 36 militan ISIS di Afganistan
Salah sasaran, pasukan koalisi AS tewaskan 18 pemberontak Suriah