Masjid di Nigeria kembali diteror bom bunuh diri, 11 jemaah tewas
Peristiwa itu terjadi di Kota Gamboru, Negara Bagian Borno, dekat perbatasan dengan Kamerun.
Insiden bom bunuh diri kembali terjadi di Nigeria. Pelaku menyerang sebuah masjid dan menewaskan sebelas jemaah hendak menunaikan salat Subuh.
Dilansir dari laman Al Jazeera, Kamis (4/1), peristiwa itu terjadi di Kota Gamboru, Negara Bagian Borno, dekat perbatasan dengan Kamerun. Menurut saksi, Ali Mustapha, bom meledak ketika dia hendak menunaikan salat Subuh di masjid setempat.
"Saya sedang dalam perjalanan, mendadak saya mendengar suara dentuman keras dari arah masjid. Saya datang dan melihat masjid sudah hancur dan terbakar," kata Ali merupakan seorang relawan.
Ali menyatakan, saat melakukan evakuasi mereka mendapati sebelas jemaah dan satu pelaku tewas. Hingga total jumlahnya menjadi 12 korban jiwa.
Hingga saat ini belum ada pihak bertanggung jawab dalam insiden itu. Namun, kelompok bersenjata Boko Haram beberapa kali pernah menyerang kota itu.
Kelompok Boko Haram muncul dan berkegiatan di sebelah timur laut Nigeria sejak 2009. Mereka sempat menguasai kawasan Danau Chad. Namun, angkatan bersenjata Nigeria dibantu Chad serta Kamerun berhasil memukul mundur mereka. Walau demikian, Boko Haram masih tetap aktif dan menggelar teror dengan cara bom bunuh diri.
Pada 2 Desember 2017 lalu, dua pelaku bom bunuh diri menyerang penduduk sedang antre makanan di sebuah pasar di Kota Biu. Sebanyak 13 meregang nyawa dalam insiden itu.
Sebulan sebelumnya, insiden ledakan bom juga terjadi di sebuah masjid di Kota Mubi, Negara Bagian Adamawa. Aparat mencatat 50 korban tewas dalam kejadian itu.
Baca juga:
Mencekamnya serangan bom tewaskan 40 orang di Afghanistan
Bom bunuh diri meledak dekat kantor keamanan nasional Afganistan, 10 orang tewas
Bom bunuh diri meledak di Afghanistan, 40 orang dilaporkan tewas
Gereja di Pakistan diserang bom, 4 tewas
Bom bunuh diri di Akademi Polisi Somalia, 17 orang tewas