Mantan pesepakbola Palestina tewas ketika rumahnya di Gaza dibom
"Palestina telah kehilangan salah satu pemain terbaiknya," kata wartawan olahraga Gaza, Khaled Zaher.
Ahed Zaqout, mantan pemain tim nasional Palestina, telah terbunuh akibat bom Israel yang menghantam apartemennya di Gaza. Ini kata petugas medis Palestina kemarin.
"Palestina telah kehilangan salah satu pemain terbaiknya, dia mungkin gelandang terbaik yang pernah kita miliki," kata wartawan olahraga Gaza, Khaled Zaher, kepada Reuters, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (31/7).
Tetangga dan petugas medis yang bergegas ke apartemen Zaqout mengatakan dia terbunuh pada hari Rabu saat tidur di kamarnya.
Zaqout, 49 tahun, tidak diketahui tergabung dalam entitas politik tertentu dan tidak pernah menyatakan pandangan politik.
Baru-baru ini, Zaqout beralih menjadi pelatih dan pembawa acara olahraga di televisi nasional Palestina.
(mdk/fas)