LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Mantan perdana menteri Ukraina dianiaya dalam penjara

Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: Dia ditahan tahun lalu akibat kasus penyalahgunaan wewenang pada kerjasama energi dengan Rusia.

2012-05-04 19:00:00
dunia
Advertisement

Mantan perdana menteri Ukraina Yulia Tymoshenko mengaku dipukuli dalam penjara dan sudah mogok makan 13 hari akibat penganiayaan itu.

Putri Tymoshenko, Eugenia, memperlihatkan beberapa foto tentang keadaan ibunya yang mengalami luka-luka akibat dianiaya di dalam penjara. Utamanya pada kedua lengan, kaki, dan perut, seperti dilansir dari surat kabar the Daily Mail, Jumat, (4/5).

Eugenia mengatakan sipir penjara memukuli ibunya di perut, lalu memutar paksa tangannya ke belakang hingga dia kesakitan. Peristiwa itu terjadi pada malam hari tanggal 20 April dalam sel tahanan.

Advertisement

Setelah itu, sipir mengantar mantan perdana menteri itu ke rumah sakit akibat nyeri tulang belakang.

Menurut pengakuan Eugenia, pada malam itu beberapa sipir masuk ke dalam sel penjara ibunya dan mengelilingi tempat tidur. Sebelumnya, mereka terlebih dulu memindahkan seluruh tahanan di dalam blok itu.

Seketika mereka langsung menarik selimut dan memukul Tymoshenko, tapi dia tetap berpegangan pada kasurnya buat melindungi diri. Kepala sipir kemudian melayangkan tinju ke arah perut. "Ibu saya tidak dapat bernafas setelah perutnya dipukul. Dia berteriak saat dibawa ke rumah sakit dan pingsan dalam ambulans." kata Eugenia. Saat sadar, ibunya sudah dalam ruang rawat rumah sakit. Dia menolak diberi obat, kecuali penghilang rasa sakit (painkiller).

Advertisement

Buat membuktikan tindak penganiayaan itu, Eugenia berinisiatif meminta bukti rekaman kamera pengintai, karena sel tahanan ibunya diawasi 24 jam. Tetapi kejaksaan Ukraina menolak dan mengatakan luka-luka Tymoshenko akibat kesalahan dia sendiri.

Tymoshenko sudah 13 hari mogok makan sejak peristiwa itu. Eugenia mengatakan kini keadaan ibunya sangat lemah. Buntut kejadian itu, tiga negara Eropa, yakni Jerman, Austria, dan Belgia menyatakan akan memboikot keikutsertaan mereka dalam kompetisi sepakbola Piala Eropa 2012 jika Pemerintah Ukraina tidak bersedia mengobati mantan perdana menteri dari pihak oposisi itu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton juga menunjukkan rasa simpatinya atas kejadian menimpa sahabatnya itu. Dia bahkan meminta agar Tymoshenko segera dibebaskan.

Yulia Tymoshenko menjadi simbol perubahan saat proses reformasi politik Ukraina pada 2004 dikenal dengan Revolusi Oranye. Tahun lalu, wanita berumur 51 tahun itu diajukan ke persidangan karena didakwa atas penyalahgunaan kekuasaan saat membuat kesepakatan kerjasama energi dengan Rusia. Dia dihukum tujuh tahun penjara.(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.