Mantan Kepala Intelijen China Dipenjara Seumur Hidup karena Korupsi
Pengadilan di Provinsi Liaoning menyatakan Ma terbukti menerima suap dan terlibat jual-beli dengan orang dalam.
Mantan Kepala Intelijen China Ma Jian divonis hukuman penjara seumur hidup karena korupsi.
Pengadilan di Provinsi Liaoning menyatakan Ma terbukti menerima suap dan terlibat jual-beli dengan orang dalam.
Dilansir dari laman the Telegraph, Jumat (28/12) Ma mengaku bersalah atas perbuatannya dan tidak mengajukan banding.
Wakil menteri keamanan itu sebelumnya ditangkap sejak 2015 dan setahun kemudian dikeluarkan dari keanggotaan Partai Komunis China.
Menurut pengadilan, persidangan Ma digelar tertutup pada Agustus lalu karena melibatkan rahasia negara.
Sejak 1999 hingga 2014 Ma memanfaatkan jabatannya di kementerian keamanan negara untuk membantu miliuner Guo Wenghui dan menerima suap sebesar USD 15,9 juta.
Pada 2013 Ma terlibat jual-beli dengan orang dalam melalui kerabatnya. Dia menjual 49 juta yuan saham.
"Jumlah suap yang diterima Ma Jian sangat besar dan itu merugikan negara dan rakyat sekaligus merusak integritas pegawai negeri," kata pengadilan.
Baca juga:
Klarifikasi Uighur, Dubes China Bilang 'Tiongkok Sahabat Bagi Negara Islam'
Mantan Kepala Intelijen China Dipenjara Seumur Hidup karena Korupsi
Kasus Narkoba Picu Ketegangan Kanada dan China
Kasus Uighur, RI Harus Tampil Terdepan dan Tak Terbelenggu Investasi China
Ini Alasan Negara Muslim Bungkam Terhadap China Dalam Isu Uighur
PWNU Jatim Anggap Persoalan Uigur Terkait Perang Dagang Amerika-China
Pembelaan Konjen RRT: Kekerasan di Uighur Bukan Gerakan Anti Islam