Malaysia temukan kuburan massal korban perdagangan manusia
Kuat indikasi bahwa korban perdagangan manusia ini berasal dari Myanmar dan Bangladesh.
Dua puluhan kuburan ditemukan polisi di perbatasan Malaysia-Thailand. Kuburan massal ini diyakini adalah kuburan korban perdagangan manusia.
Kuat indikasi bahwa korban perdagangan manusia ini berasal dari Myanmar dan Bangladesh. Bahkan beberapa ahli berpendapat jasad tersebut adalah jasad kaum minoritas Rohingya di Myanmar.
Menurut otoritas Malaysia, seperti dilaporkan kantor berita The Guardian, para imigran gelap ini banyak mendiami kawasan kumuh dengan kondisi kelaparan.
"Dari penggalian yang kita lakukan telah ditemukan jasad-jasad para imigran, 24 jasad telah ditemukan dan digali," jelas polisi.
Polisi memprediksi masih ada lagi jasad imigran gelap yang terkubur di wilayah perbatasan Malaysia-Thailand. Bahkan jumlahnya dapat mencapai ratusan orang.