Malaysia otopsi jasad ilmuwan Palestina yang tewas tertembak
Kepala kepolisian Kuala Lumpur Mazlan Lazim mengatakan penyelidikan sedang berlangsung. "Kami sedang menyelidiki semua sudut. Saya harus menyelidiki dengan sangat hati-hati dan mendalam. Ini masalah internasional," kata Mazlan.
Pihak otoritas Malaysia melakukan otopsi pada jasad profesor Palestina Fadi al-Batsh yang tewas tertembak pada Sabtu pagi waktu setempat.
Menurut pihak berwenang Malaysia, sebelum tertembak al-Batsh sedang berjalan dari apartemen menuju sebuah masjid di pinggiran Gombak, Kuala Lumpur, untuk melaksanakan salat subuh ketika dia ditembak oleh dua pria bersenjata yang mengendarai sepeda motor.
Hasil olah TKP menunjukkan ada 14 peluru yang ditembakkan ke arah korban, beberapa di antaranya menabrak dinding dan dan pagar besi.
Kepala kepolisian Kuala Lumpur Mazlan Lazim mengatakan penyelidikan sedang berlangsung. "Kami sedang menyelidiki semua sudut. Saya harus menyelidiki dengan sangat hati-hati dan mendalam. Ini masalah internasional," kata Mazlan, seperti dilansir dari laman Al Arabiya, Minggu (24/4).
Dia mengatakan otopsi dilakukan di rumah sakit setempat, setelah itu rencananya jenazah akan dikembalikan ke keluarganya.
Keluarga dan Hamas menuduh Mossad ada di balik penembakan ilmuwan pembuat roket asal Palestina tersebut.
Baca juga:
Tergelincir di Nepal, Malindo Air jadi tontonan warga
Indonesia-Malaysia kerja sama pasarkan destinasi pariwisata
Dukun kondang di Malaysia umumkan dirinya ikut maju pemilu
9 Siswa di Malaysia ditangkap setelah menyiksa teman yang berulang tahun
Umbar janji, slogan kampanye Najib di Pemilu Malaysia mirip dengan punya Trump
Pemilu Malaysia jatuh pada 9 Mei mendatang