Malaysia larang impor melon dari Australia karena terkontaminasi wabah listeria
Malaysia larang impor melon dari Australia karena terkontaminasi wabah listeria. Pemerintah Malaysia melarang impor melon kuning (cantaloupe) dari Australia setelah beredar kabar tentang wabah listeria yang menyebabkan empat orang tewas di Negeri Kanguru.
Pemerintah Malaysia melarang impor melon kuning (cantaloupe) dari Australia setelah beredar kabar tentang wabah listeria yang menyebabkan empat orang tewas di Negeri Kanguru.
Menteri Pertanian dan Agro Malaysia, Ahmand Shabery Cheek, mengatakan, penghentian impor tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan agar wabah tersebut tidak menyebar di Malaysia dan membahayakan masyarakatnya.
“Impor melon kuning dari Australia ini akan dilarang sampai situasi menjadi lebih baik. Kamu harapkan agar masyarakat juga selalu ekstra hati-hati,” katanya, seperti dikutip laman Channel News Asia, Jumat (9/3).
Ahmad juga menambahkan bahwa masyarakat Malaysia bisa mengonsumsi buah lokal yang lebih aman.
Awal pekan ini, Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan, melon kuning yang diimpor dari Australia setelah 1 Maret sudah aman untuk dikonsumsi dan tidak terkontaminasi listeria.
Kemenkes memastikan hal itu setelah divisi keamanan dan kualitas pangan negara melakukan penelitian dengan Kantor Komisaris Tinggi Australia.
Sementara itu, Otoritas Pangan dan Veteriner Singapura (AVA) telah menarik kembali semua melon kuning dari Australia sebagai tindakan pencegahan. Langkah itupun dilakukan setelah otoritas mendapat informasi dari pihak berwenang Australia bahwa banyak kiriman impor melon banyak yang sudah terkontaminasi.
Pihak berwenang Australia mengungkapkan bahwa wabah listeria pertama kali berasal dari seorang petani dari New South Wales.
Baca juga:
Malaysia tawarkan 5000 beasiswa bagi pelajar Indonesia
Aksi Persada Indonesia kecam kekerasan terhadap TKI
Malaysia sita aset senilai Rp 88,2 miliar dari pengusaha tersangka kasus korupsi
Pilih makanan kabarat-baratan ketimbang nasi, PM Najib banjir kecaman
Siti Aisyah sempat kunjungi Kamboja sebelum terlibat pembunuhan Kim Jong-nam
Pemerintah minta Malaysia tindak tegas majikan yang pekerjakan TKI ilegal