Majalah Playboy insaf, tak lagi pasang foto bugil
Karena sekarang zaman Internet, pemilik Playboy takut foto seronok majalahnya diakses anak-anak
Jika selama ini kita mengenal Majalah Playboy sebagai majalah pria dewasa yang penuh dengan gambar-gambar wanita telanjang, kini penikmat majalah ini harus kecewa. Pasalnya, pemilik dan kepala editor majalah berlogo kepala kelinci ini akan meniadakan gambar-gambar wanita tanpa busana di majalahnya.
Bos Playboy, Hugh Hefner (89), mengatakan tim redaksinya memperhatikan masa depan remaja masa kini. Hal itu dikutip Channel News Asia, Selasa (13/10), dalam artikel yang ditulis kepala eksekutif perusahaan, Scott Flanders.
"Playboy tidak akan lagi menerbitkan foto-foto telanjang wanita," ujar Hefner.
Menurut Hefner, saat ini semua orang dengan mudah terhubung ke internet. Hal itu akan sangat membahayakan jika mereka mengetik tulisan 'playboy' dan malah keluar gambar-gambar bernuansa pornografis.
"Anak-anak jaman sekarang sangat dekat dengan internet, karenanya kita tidak mau merusak mereka dengan gambar-gambar bugil lagi," lanjut dia.
Kini Playboy hanya akan menampilkan gambar-gambar wanita dalam pose yang provokatif, tapi modelnya tetap mengenakan busana.
Majalah ini memulai debut pertamanya menampilkan Marilyn Monroe, ikon seks sepanjang masa, pada 1953. Mereka juga diserang terus lantaran menampilkan model-model telanjang.
"Kami mendapat serangan dari politik dan dari kaum feminis. Mereka mengatakan karena gambar yang kami terbitkan, banyak perempuan tak dijadikan objek seks oleh para lelaki," ungkapnya.
Baca juga:
5 Fakta industri porno Playboy yang bikin geleng-geleng
Seksinya para gadis Playboy hiasi launching logo Le Mans 24 jam
Pertumbuhan pornografi di smartphone kian menakutkan, ini buktinya!
Aktor panas Italia bikin kampus didik calon bintang porno
Pornografi dapat membantu pria memperlakukan wanita lebih baik
Tak bisa move on karena cinta, pria-pria ini buka aib pujaan hati