Mahathir Mohamad sebut menteri yang tidak bekerja dengan baik akan di-reshuffle
"Saya tahu banyak orang tidak senang dengan pilihan saya. Tapi kami tidak bisa memuaskan semua orang," kata Mahathir.
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan akan memecat menteri kabinetnya yang tidak bekerja dengan baik. Ia mengaku tak segan untuk mengganti dengan anggota parlemen yang lebih berkualitas.
Mahathir mengaku bahwa memilih menteri bukanlah tugas yang mudah dan tidak ada Kabinet yang sempurna dan bebas dari kritik publik.
"Tidak ada Kabinet yang sempurna. Akan selalu ada cacat. Tidak peduli siapa yang kita pilih, pasti ada orang yang akan mengungkapkan ketidakpuasan," kata Mahathir. "Saya tahu banyak orang tidak senang dengan pilihan saya. Tapi kami tidak bisa memuaskan semua orang," dilansir dari The Star, Rabu (23/5).
Perdana Menteri baru saja melantik 13 Menteri Kabinet sebelum Yang di-Pertuan Agung Sultan Muhammad V di Istana Negara di sini.
Walau masih ada sejumlah pos menteri belum diisi, Mahathir menyatakan tetap dapat mengadakan pertemuan kabinet.
Menurut dia, jumlah Menteri Kabinet kemungkinan akan mencapai 28 yang disertai perwakilan dari Sabah dan Sarawak.
Salah satu menteri di kabinetnya yang mendapat sorotan adalah Maszlee Malik, yang mengisi jabatan Menteri Pendidikan. Menanggapi hal itu Mahathir menjelaskan, bahwa Maszlee merupakan seorang profesor, seorang intelektual dengan latar belakang akademis agama, yang juga mahir dalam bahasa Inggris.
"Kami tidak bisa memilih seseorang dengan 'koneksi'. Kita harus memberi orang lain kesempatan," ujarnya.
"Banyak menteri baru tidak memiliki pengalaman. Jadi kami harus mendapatkan bantuan para ahli," kata Mahathir.
Baca juga:
Melihat kesederhanaan Mahathir Mohamad dan istri, pemimpin Malaysia sekarang
Dua pengacara Najib Razak mengundurkan diri
Maksimalkan pelayanan bagi WNI, Kemlu beli gedung KJRI Johor Bahru
Bukan Hermes, istri Mahathir Mohamad bawa tas harganya cuma Rp 450 ribu
Najib Razak ungkap kekesalannya karena kalah dalam pemilu Malaysia