LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Mahasiswa Harvard Hengkang Saat Dubes Israel Beri Kuliah soal Pendudukan di Palestina

Ratusan mahasiswa Universitas Harvard di Amerika Serikat awal pekan lalu keluar dari ruang kuliah saat Konsul Israel untuk New York, Dani Dayan, memberikan sesi kuliah soal pendudukan di Palestina.

2019-11-17 14:25:48
Konflik Palestina-Israel
Advertisement

Ratusan mahasiswa Universitas Harvard di Amerika Serikat awal pekan lalu keluar dari ruang kuliah saat Konsul Israel untuk New York, Dani Dayan, memberikan sesi kuliah soal pendudukan di Palestina.

Sebelum dia memulai pembahasan tentang Strategi Hukum Pemukiman Israel awal pekan ini, siswa kampus hukum ternama di AS itu ramai-ramai hengkang seraya mengangkat spanduk bertuliskan "Pendudukan adalah Kejahatan Perang".

Mengutip Arab News, Sabtu (16/11), Dayan menyebut para pengunjuk rasa itu adalah "sekelompok pecundang" dalam sebuah kicauan di Twitter setelah sesi kuliah yang ditinggalkan para mahasiswa tersebut.

Advertisement

Seorang mahasiswa Harvard menggambarkan aksi walk out itu dalam sebuah status di Twitter.

"100+ siswa di @Harvard_Law keluar dari sebuah pembicaraan yang menjadi tuan rumah pemimpin pemukim ekstremis, dan Konsulat Jenderal Israel saat ini di New York, Dani Dayan. Dayon dibiarkan berbicara di ruangan yang hampir kosong," tulis Hamzah Raza di akun @raza_hamzah pada 13 November.

Advertisement

Kecewa Terhadap Harvard

Mahasiswa lainnya mengungkapkan rasa kecewanya atas kehadiran Dani Dayan, Konsul Jenderal Israel di New York yang mengadvokasi pendirian dan pemeliharaan permukiman Israel di Tepi Barat --dengan pembahasan yang disampaikannya.

"Saya kecewa bahwa Sekolah Hukum Harvard akan membiarkan propaganda semacam ini untuk proyek kolonial untuk akumulasi dengan perampasan dibingkai sebagai hukum," kata seorang pemimpin mahasiswa yang dikutip oleh Komite Solidaritas Palestina Harvard College (HCPSC).

"Ini tidak hanya ilegal tetapi juga tidak jujur," tambah mahasiswa itu.

"Mari kita perjelas, ada konsensus di antara komunitas internasional bahwa permukiman Israel ilegal menurut hukum internasional dan pelanggaran terhadap Konvensi Jenewa Keempat," kata siswa yang dikutip oleh HCPSC.

Reporter: Tanti Yulianingsih

Sumber: Liputan6.com

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.