Maduro Bersedia Dialog dengan Kubu Oposisi Venezuela
Pemerintah Venezuela kini tengah mempersiapkan penyelidikan yang bisa berujung pada penangkapan pemimpin oposisi Juan Guaido yang pekan lalu mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara dan langsung didukung Amerika Serikat.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro hari ini mengatakan dia bersedia berdialog dengan kubu oposisi dan membuka peluang bagi negara ketiga sebagai mediator pertemuan. Demikian dilaporkan media Rusia RIA.
Pemerintah Venezuela kini tengah mempersiapkan penyelidikan yang bisa berujung pada penangkapan pemimpin oposisi Juan Guaido yang pekan lalu mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara dan langsung didukung Amerika Serikat.
"Saya siap duduk untuk berunding dengan oposisi demi kebaikan bagi Venezuela, demi perdamaian dan masa depan," kata Maduro, seperti dikutip RIA dan dilansir laman
CNBC News, Rabu (30/1).
Maduro mengatakan itu dalam wawancara dengan RIA di Caracas hari ini.
Ketika ditanya soal negara ketiga sebagai mediator, Maduro menjawab," Ada beberapa pemerintah, organisasi dunia yang menunjukkan perhatian tentang apa yang terjadi di Venezuela, mereka menyerukan dialog."
Mahkamah Agung Venezuela kemarin mencekal pemimpin oposisi yang didukung Amerika Serikat, Juan Guaido ke luar negeri.
Mahkamah Agung juga telah memblokir seluruh rekening bank dan transaksi keuangan Guaido. Keputusan pencekalan ini dikeluarkan MA pada Selasa (29/1).
Dilansir dari Sputnik News, Rabu (30/1), pencekalan dan pemblokiran rekening bank Guaido dilakukan setelah pihak berwenang Venezuela membuka investigasi awal atas aktivitas Guaido. Secara khusus, putusan pengadilan memberlakukan larangan perjalanan pada Guaido sampai selesainya penyelidikan.
Baca juga:
Pemimpin Oposisi Venezuela Juan Guaido Dicekal ke Luar Negeri, Rekeningnya Diblokir
Krisis Venezuela, Mengapa Militer Mendukung Maduro?
Israel Akui Pemimpin Oposisi Juan Guaido sebagai Presiden Venezuela
Ditekan Amerika Serikat, Inilah Kekuatan Militer Venezuela
AS akan Kirimkan 5.000 Tentara ke Venezuela?
AS Jatuhkan Sanksi ke Perusahaan Minyak Nasional Venezuela