LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Luhut: Lobi perusahaan 10 sandera WNI dan Abu Sayyaf mendekati final

"Kondisi mereka masih baik, diketahui lewat pembicaraan telepon kemarin," kata Menkopolhukam.

2016-04-20 12:07:00
WNI disandera Abu Sayyaf
Advertisement

Nasib 10 anak buah kapal warga Indonesia yang disandera militan Abu Sayyaf asal selatan Filipina tak kunjung jelas. Belum usai situasi genting itu, 4 ABK WNI lainnya pekan lalu kembali menjadi sandera perompak dari kelompok yang sama.

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan meminta publik tenang. Dia mengatakan bila pemerintah terus memonitor kondisi semua sandera. Dia pun mengatakan untuk 10 WNI yang disandera lebih dulu, negosiasi mulai menunjukkan titik terang.

"Abu Sayyaf masih kami monitor yang 10 orang itu oleh perusahaan masih dilakukan finalisasi kita tunggu saja hasilnya. Kondisi mereka masih baik diketahui lewat pembicaraan telepon kemarin," ungkap Menko Luhut seusai mengisi kuliah umum di Universitas Indonesia, Rabu (20/4).

Advertisement

Menyinggung terkait 4 WNI yang belum lama disandera perompak, Menko Luhut mengatakan masih melihat apa unsur perbuatan tersebut. Belum tentu pelakunya juga Abu Sayyaf.

"Masih kita lihat apakah ini ada kaitan politik atau masalah tebusan, apakah Abu Sayyaf atau perompak. Kita juga belum tahu, masih kita dalami," paparnya.

Keluarga sandera mendukung pemerintah mengedepankan negosiasi. Salah satunya adalah Mansyur Halide (53), orang tua dari Wawan Saputra (22), salah satu korban penculikan kelompok Abu Sayyaf.

Advertisement

"Kami berharap tidak dengan cara agresi militer," ujar Mansyur saat ditemui di rumahnya, Kecamatan Manggala, Makassar.

Baca juga:
Kemlu: Proses pembebasan sandera Abu Sayyaf bisa berbulan-bulan
Jokowi minta TNI kawal kapal Indonesia yang melintas di Filipina
Kepala BNPT sebut penanganan Abu Sayyaf harus dibahas tingkat ASEAN
Aksi penyanderaan kelompok Abu Sayyaf bikin tegang perairan Kaltara
Menunggu Kopassus menyusup ke markas Abu Sayyaf
Konsulat RI Sabah siap pulangkan 5 WNI yang lolos dari Abu Sayyaf

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.