Lima perempuan uzur masih laku jadi model
Kecantikan alami mereka disukai banyak pelaku industri mode.
Jika mendengar kata model pasti Anda akan membayangkan perempuan cantik bertubuh langsing melenggak lenggok di atas panggung busana, mempunyai kulit bak pualam serta mata, hidung, dan bibir yang menggoda. Seluruh standar kecantikan dunia ada di dalam seorang model.
Prediksi ini perlu dicermati meski tidak sepenuhnya salah. Dunia kini tak lagi punya standar ketetapan cantik. Kecantikan bagi satu orang dengan lainnya berbeda-beda dan itulah jawaban mengapa para perempuan uzur ini masih laris mendapat tawaran jadi model.
Kealamian mereka membuat para pekerja industri mode menghargai kecantikan dan pribadi kelima perempuan ini, dikenal cantik luar dalam. Siapa saja wanita lanjut usia yang masih laris menjadi model? Dilansir dari situs buzzfeed.com, berikut ulasannya.
Daphne Selfe
Daphne Selfe menjadi supermodel tertua sejagat. Usianya kini 86 tahun namun tetap laris mendapat tawaran pemotretan dan berlenggak lenggok di peragaan busana seperti perhelatan di Ibu Kota London, Inggris, Kota Milan, Italia, Kota New York, Amerika Serikat, dan Ibu Kota Paris, Prancis disebut-sebut kiblatnya tren mode dunia.
Selfe berkebangsaan Inggris mempunyai tinggi 168cm dan berat 47 kilogram. Rahasia kecantikannya ternyata begitu alami. Dia tidak melakukan perawatan suntik botox atau pengencangan muka biasa dilakukan para model lain agar wajahnya tetap kencang.?
Selfe lahir di London Utara pada 1928. Dia mengatakan tidak akan melawan kodrat menua dalam dirinya. Terpenting buatnya yakni menjaga kesehatan dan tetap berolahraga.
China Machado
China Machado kini berusia 85 tahun. Sebelas dua belas dengan Selfe, perempuan ini masih sering mendapat tawaran pemotretan untuk busana didesain oleh perancang dunia. Dia juga masih segar dan anggung berlenggak lenggok di panggung peragaan.
Machado orang Asia pertama yang tampil dalam sampul majalah mode ternama Vogue. Dia lahir di Kota Shanghai, China, pada 1930. Kini dia aktif menjadi editor bidang fashion dan nama-nama seperti Christian Dior dan Balenciaga masih setia memajangnya menjadi model utama bila mengeluarkan koleksi baru.
Carmen Dell'Orefice
Carmen Dell'Orefice lahir pada 3 Juni 1931 di Amerika Serikat. Dia model uzur berdarah Hungaria masih aktif di panggung busana. Dia mulai tersohor sejak menjadi bintang sampul majalah mode terkemuka Vogue di usia 15 tahun. Hingga kini Vogue masih suka mengundangnya untuk mejeng di sampul mereka.
Orefice terkenal dengan bentuk tubuhnya yang nyaris sempurna sejak dia memasuki dunia model hingga kini. Diet jawabannya. Namun bukan diet yang sembarangan hanya saja Orefice tidak memakan daging merah.?
Dia juga anti suntik pengencang wajah dan operasi agar kulitnya tidak terlihat menua. Menurut dia menjadi keriput merupakan hal alami patut disyukuri.
Jacquie Tajah Murdock
Jacquie Tajah Murdock bukanlah seorang model. Dia baru direkrut oleh rumah mode Lanvin asal Amerika Serikat di usia 82 tahun. Saat itu dia menampilkan koleksi musim dingin Lanvin yang didominasi warna hitam.?
Tajah seorang pensiunan penari dari Teater Tari Appolo tersohor di Amerika. Sejak didapuk Lanvin menjadi figur koleksi musim dingin. Pelbagai tawaran pemotretan pun mampir padanya. Kini di usia 84 tahun dia malah semakin berkibar jadi model.
Jacky O'Shaughnessy
Satu lagi wanita uzur dari Amerika Serikat Jacky O'Shaughnessy dipercaya menjadi model pakaian dalam seksi dari perusahaan pakaian tersohor American Apparel. Merk kondang itu memajang Jacky dengan rambut peraknya berpose menggunakan kutang ungu, lengkap bersama tulisan 'Seksi tidak mengenal kadaluarsa'.
Jacky saat ini berusia 62 tahun. Ini pengalaman pertama kalinya jadi model setelah seorang pencari bakat melihatnya sedang makan di sebuah restoran di Kota New york. Rezeki memang tidak kemana, dia pun segera menghiasi pelbagai iklan di spanduk besar hingga majalah membawa bendera American Apparel.