Lima negara dengan waktu puasa paling lama sejagat
Ada yang puasanya selama 20 jam.
Sebentar lagi umat muslim sejagat bakal menghadapi bulan yang teramat suci, Ramadan. Di bulan ini lah diyakini pintu surga terbuka lebar, pintu neraka tertutup rapat, dan setan menjadi tawanan.
Satu bulan ini juga diyakini Tuhan mengobral ampunan bagi manusia, makhluk yang kerap berbuat dosa, disengaja maupun tidak. Sebab itulah banyak muslim menghormati Ramadan dan menanggalkan perilaku negatif serta memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.
Sebagai muslim sejati, banyak penduduk bumi mengimani rukun Islam ketiga yakni berpuasa. Bukan sembarang menahan lapar dan haus, namun yang terpenting menahan hawa nafsu, syahwat, maupun menahan perkataan, pemikiran, rasa, hingga tindakan dari hal-hal tercela dan dikutuk Tuhan demi kesempurnaan ibadah.
Puasa bukan hal mudah. Menahan lapar setengah hari lebih di tengah cuaca tak menentu serta kondisi hormon yang kurang stabil lantaran kurang cairan menjadikan kegiatan ini hanya bisa dilakukan dengan ikhlas oleh mereka yang yakin pada Tuhannya. Di Indonesia waktu berpuasa mencapai 13 jam. Bagaimana di belahan bumi lain?
Ada negara yang waktu puasanya lebih sedikit, namun ada pula yang sangat panjang. Dilansir dari situs emirates247.com ini lima negara dengan waktu shaum panjang. Negara mana saja? Berikut ulasannya.
Negara-negara Skandinavia
Negara-negara di Skandinavia termasuk Finlandia, Swedia, dan Norwegia saat ini tengah musim panas dan waktu matahari terbit sangat ekstrem yakni 21 jam. Matahari hanya beristirahat sekitar tiga jam.?
Namun banyak muslim di wilayah Skandinavia mengikuti waktu berbuka Arab Saudi meski ada pula yang bisa bertahan. Sejatinya puasa tidak memberatkan manusia, banyak ulama memperbolehkan warga muslim berbuka di waktu yang sama dengan Saudi atau Turki sebagai satu-satunya negara Islam di Eropa.
Rusia
Sebagai salah satu negara di ujung dunia, warga muslim Rusia mulai berpuasa sejak imsak pada 03.15 waktu setempat dan berbuka pada 21.37. Ini artinya puasa di sana hampir 19 jam. Apalagi saat ini Ibu Kota Moskow tengah dilanda musim panas namun tidak lembab seperti di Indonesia melainkan kering.
Bisa dibayangkan warga muslim banyak mengalami dehidrasi. Itu sebabnya mereka sering mengurangi kegiatan berat seperti kerja bangunan maupun jalan-jalan. Sama dengan negara-negara Skandinavia, banyak muslim di Rusia memilih berbuka sesuai dengan waktu maghrib di Arab Saudi atau Turki.
Inggris
Tahun lalu Inggris mengalami puasa selama 18 jam 5 menit, namun tahun ini diperkirakan waktunya lebih pendek yakni 17 jam 45 menit.
Pertumbuhan muslim Inggris sangat signifikan. Nuansa Ramadan tahun lalu lebih terasa di tahun sebelumnya. Banyak warga muslim Ibu Kota London membuat acara berbuka di masjid-masjid dan tempat umum lain.
Amerika Serikat
Senada dengan Inggris, warga muslim Amerika Serikat juga mengalami pertumbuhan signifikan meski berpusat di negara bagian tertentu seperti California, New York, Ohio, dan Washington.
Sementara bagi muslim di banyak negara bagian Amerika harus lebih kuat menahan hawa nafsu, lapar, dan haus lantaran kota-kota ini berdenyut seperti biasanya. Di Negara Adidaya itu puasa dijalani selama 16 jam.
Jepang
Muslim di Negara Matahari Terbit ini juga menjalani puasa tak kalah lama yakni sekitar 15 jam 37 menit.?
Kesulitan muslim Jepang yakni jarangnya restoran menjual hidangan halal. Warga Jepang muslim lebih menyukai berbelanja kebutuhan sesuai syariat Islam dan memasak makanan sendiri demi berbuka dan sahur.
(mdk/din)