Ledakan malam Natal di luar gereja Filipina, 13 orang luka
Ledakan malam Natal di luar gereja Filipina, 13 orang luka. Ledakan terjadi saat misa Natal sedang berlangsung. Bom dilempar pelaku mengenai mobil polisi yang tengah berjaga. Ledakan hanya berjarak sekitar 30 meter dari pintu masuk gereja dan membuat jemaat panik.
Sebuah ledakan bom terjadi di luar sebuah gereja Katolik di Kota Midsayap, Mindanao, selatan Filipina, tadi malam melukai sedikitnya 13 orang, termasuk seorang polisi. Ledakan itu menghantam sebuah mobil polisi yang berjaga di dekat gereja.
Ledakan itu mengenai sejumlah jemaat yang akan mengikuti misa Natal.
"Misa sedang berlangsung ketika ledakan terjadi," ujar Pendeta Jay Virador kepada wartawan, seperti dilansir Channel News Asia, Ahad (25/12).
Ledakan itu terjadi hanya berjarak sekitar 30 meter dari pintu masuk gereja dan membuat jemaat panik.
Juru bicara polisi Romeo Galgo mengatakan belum diketahui bom yang meledak itu jenis apa.
Korban luka seluruhnya kini dalam perawatan rumah sakit terdekat.
Sejauh ini aparat belum mengatakan siapa pihak yang bertanggung jawab dan belum ada klaim dari pihak mana pun.
Seorang penyelidik yang tidak ingin diketahui identitasnya mengatakan kepada kantor berita AFP, pelaku awalnya ingin meledakkan bom di gereja tapi kemudian mengubah targetnya ke mobil polisi yang sedang berjaga.
"Kelihatannya mereka ingin terus mendekat ke gereja tapi karena keamanan ketat mereka lalu melemparkan bom itu ke arah mobil polisi," kata penyelidik polisi itu.
Baca juga:
NasDem harap perayaan Natal jadi simbol toleransi antar umat agama
Hujan-hujanan, Menhub Budi sidak terminal bayangan Pulogadung
Jemaat GKY Pluit yakin Ahok tak bersalah, dukung lewat doa
Menhub: Aturan pembatasan kendaraan saat Natal tak akan dicabut
Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia gelar Misa di depan Istana
Imbauan Menhub Budi di puncak arus balik 1 Januari 2017