LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ledakan Landa Resepsi Pernikahan di Afghanistan, 20 Tamu Undangan Luka-Luka

Juru bicara kementerian dalam negeri Nasrat Rahimi mengatakan penyerang membuat bahan peledak diantara tamu undangan dan ledakan itu terjadi tepatnya di aula pernikahan Kabul barat sekitar pukul 22.40 waktu setempat.

2019-08-18 11:38:42
ledakan bom
Advertisement

Sedikitnya 20 orang terluka dan dikhawatirkan meninggal dalam ledakan Sabtu malam (17/8) di sebuah pernikahan di Kabul, Afghanistan.

Dikutip dari channelnewsasia.com, rumah sakit setempat mengatakan ada seorang saksi yang mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dia melihat banyak mayat di tempat kejadian.

Ledakan itu terjadi ketika AS dan Taliban diperkirakan akan menandatangani perjanjian yang melibatkan pasukan Amerika meninggalkan Afghanistan dengan berbagai jaminan keamanan dari para pemberontak (18/7).

Advertisement

Juru bicara kementerian dalam negeri Nasrat Rahimi mengatakan penyerang membuat bahan peledak diantara tamu undangan dan ledakan itu terjadi tepatnya di aula pernikahan Kabul barat sekitar pukul 22.40 waktu setempat.

"Sayangnya, ledakan itu menyebabkan korban sipil," kata Rahimi yang ditulis di Twitter pada dini hari Minggu.

Nasrat juga membagikan sejumlah foto di laman Facebooknya yang memperlihatkan sejumlah tubuh tampak berada di dalam ruang makan.

Advertisement

Acara pernikahan di Afghanistan adalah peristiwa yang hebat dan bersemangat, dengan ratusan bahkan ribuan tamu yang turut merayakan. Biasanya area resepsi antara pria dipisahkan dari wanita dan anak-anak.

Mohammad Farhag, salah satu tamu penikahan itu, mengatakan saat ledakan besar terjadi di daerah pria, dia sedang berada di daerah wanita.

"Semua lari keluar sambil berteriak dan menangis," kata Nasrat.

"Dalam waktu 20 menit aula sudah dipenuhi dengan asap. Hampir semua pria yang berada di area ledakan kemungkinan mati atau terluka. Sekarang, dua jam setelah ledakan, mereka masih mengambil badan keluar dari aula."

Tidak ada seorang pun yang langsung mengaku bertanggung jawab atas kejadian ini.

Peristiwa yang terjadi di Afghanistan

Jurubicara pemerintah Feroz Bashari mengatakan ledakan itu "murni tanda dari teroris yang tidak bisa menerima Afghanistan mengekspresikan kebahagian."

"Kamu tidak bisa membuat mereka berhenti dengan membunuh mereka. Pelaku yang menyerang malam ini akan bertanggung jawab," dalam cuitannya di Twitter.

Pemberontak secara bergantian menyerang pernikahan Afghan, dimana mereka telah melihat sasaran yang mudah karena tidak ada pencegahan keamanan yang ketat, dikutip dari dw.com.

Ledakan itu terjadi beberapa hari setelah berakhirnya hari libur Muslim Idul Adha dan tepat sebelum Afghanistan merayakan hari kemerdekaanya yang ke 100 hari Senin nanti.

Pada Jumat (16/8). Ahmadullah Azkhundzada, saudara lelaki pemimpin Taliban Afghanistan Haibatullah Akhundzada, menjadi salah satu korban ledakan yang terjadi disebuah masjid di Balochistan barat daya Pakistan, kata pejabat senior pemerintah provinsi itu.

Sebelumnya, pada Juli 12, sedikitnya enam orang terbunuh akibat serangan bom bunuh diri di sebuah acara pernikahan di provinsi timur Afghanistan Nangarhar. Kelompok Negara Islam, dimana mempunyai jejak mereka di wilayah tersebut, mengklaim ledakan itu.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan sejak dimulai kepresidenannya, dia ingin mengeluarkan pasukannya dari negara tempat Washington menghabiskan kurang lebih USD 1 Triliun untuk urusan operasi dan rekontruksi militer sejak 2001.

Ekspestasi yang ditimbulkan dari kesepakatan AS mulai menarik pasukannya sekitar 14.000 dari Afghanistan setelah perang selama dua dekade telah berubah menjadi jalan buntu.

Sebagai imbalan atas keberangkatan AS, Taliban berkomitmen untuk berbagai jaminan keamanan, termasuk bahwa garis keras Islamis yang lama memendam Al-Qaeda tidak akan membiarkan Afghanistan menjadi tempat yang aman bagi para pejihad.

Reporter Magang: Ellen Riveren

Baca juga:
63 Orang Tewas, Bom saat Pesta Pernikahan di Afganistan Meledak Dekat Panggung
Saudara Kandung Pemimpin Taliban Tewas dalam Bom Masjid Pakistan
Bom Waktu Meledak di Masjid Pakistan, 4 Orang Tewas
Ledakan di Kantor Polisi Denmark, Satu Orang Misterius Diburu
Bom Mobil Meledak di Kairo, 20 Orang Tewas
Enam Bom Meledak di Bangkok Saat Pertemuan Negara ASEAN


(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.