Ledakan di TK di China akibat bom bunuh diri
Pelaku diduga mengidap gangguan kejiwaan dan tewas di lokasi. Motif pelaku belum diketahui.
Kepolisian China menyatakan ledakan terjadi di Taman Kanak-kanak Chuangxin di Kota Fengxian, Provinsi Xuzhou, akibat bom bunuh diri. Namun mereka belum mengetahui motif pelaku.
Dilansir dari laman Associated Press, Jumat (16/6), dari hasil penyelidikan tim forensik yang mengumpulkan DNA dan rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian, diketahui pelakunya hanya seorang dan tewas di lokasi kejadian. Dia memiliki marga Xu.
Mereka lantas menggeledah tempat tinggal Xu tak jauh dari lokasi kejadian. Polisi menemukan beberapa sisa bahan-bahan buat meracik bom. Di dinding rumahnya juga tertera tulisan besar dalam huruf China berarti 'mati', 'bencana', dan kata-kata yang bertema gelap.
"Xu tak lulus sekolah karena mengalami beberapa gangguan. Yakni gangguan penglihatan, cemas, depresi, kerap pusing, dan disfungsi gerak tubuh," kata polisi dalam jumpa pers.
Dalam rekaman kamera pengawas terlihat jelas Xu meledakkan diri saat sekolah bubar, di kerumunan para penjemput tengah menunggu. Dalam kejadian itu dua orang tewas di lokasi, sedangkan enam lainnya meninggal di rumah sakit. Saksi mengatakan saat ledakan terjadi dia melihat beberapa korban terlempar ke udara.
Baca juga:
Ledakan di sekolah TK China, tujuh orang tewas
Polisi selidiki ledakan yang tewaskan 7 orang di sekolah TK di China
Dahsyatnya ledakan pabrik kimia di China
Ledakan di Bandara Shanghai disengaja, pelaku gorok leher sendiri