LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Laporan PBB: Korut Raup Rp28,5 Triliun dari Serangan Siber untuk Danai Proyek Nuklir

Laporan itu juga menyebut Korea Utara menggunakan ruang maya untuk mencuci uang yang telah dicuri tersebut.

2019-08-06 19:44:03
Korea Utara
Advertisement

Korea Utara meraup USD 2 miliar (sekitar Rp28,5 triliun) dari serangan siber yang kian "meluas dan semakin canggih" untuk mencuri dari bank dan pertukaran mata uang kripto.
Demikian menurut laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dana berjumlah besar itu digunakan untuk meningkatkan program nuklir dan misilnya, demikian sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Selasa (6/8).

"Peningkatan program nuklir terus berlanjut, meski Korea Utara tidak melakukan uji coba atau peluncuran ICBM (rudal balistik antar benua)," kata laporan itu kepada komite sanksi Dewan Keamanan Korea Utara, yang dilakukan pakar independen selama enam tahun terakhir.

Advertisement

Misi Korea Utara untuk PBB tidak menanggapi permintaan untuk mengomentari laporan tersebut, yang telah disampaikan kepada komite Dewan Keamanan pekan lalu.

Para ahli mengatakan Korea Utara menggunakan internet untuk meluncurkan serangan yang semakin canggih. Mereka mencuri dana dari lembaga keuangan dan pertukaran mata uang kripto guna menghasilkan pendapatan.

Laporan itu juga menyebut Korea Utara menggunakan ruang maya untuk mencuci uang yang telah dicuri tersebut.

Advertisement

"Aktor maya Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), banyak yang beroperasi di bawah arahan Biro Pengintaian, mengumpulkan uang untuk program WMD (senjata pemusnah massal), dengan total hingga saat ini diperkirakan mencapai USD 2 miliar," kata laporan itu.

Korea Utara secara resmi dikenal sebagai Republik Rakyat Demokratik Korea, atau disingkat DPRK.

Sedangkan Biro Pengintaian adalah agen intelijen militer top Korea Utara, yang operasionalnya menyasar banyak institusi global.

Baca juga:false
Korut Kembali Luncurkan Dua Rudal Balistik di Tengah Diplomasi yang Tertunda
Gaya Kim Jong-un Pantau Peluncuran Rudal Jarak Pendek Jenis Baru
Kim Jong-un Peringatkan Korea Selatan Lewat Peluncuran Rudal Teranyar
Militer Korea Selatan: Korea Utara Tembakkan Dua Proyektil
Huawei Diam-diam Bangun Jaringan Telepon Seluler Korea Utara
Korea Utara Tangkap Belasan Kru Kapal Rusia

Serangan ke 17 Negara

Para ahli mengatakan mereka sedang menyelidiki setidaknya 35 kasus serangan siber yang dilaporkan atas nama para aktor DPRK.

Serangan tersebut dirancang untuk mendapatkan mata uang asing di sekitar 17 negara, tambah laporan PBB.

Sementara menurut para pakar AS, serangan Korea Utara terhadap pertukaran mata uang kripto memungkinkannya "menghasilkan pendapatan dengan cara yang lebih sulit untuk dilacak daripada mencuri pada sektor perbankan tradisional".

Dewan Keamanan PBB telah dengan suara bulat menjatuhkan sanksi terhadap Korea Utara sejak 2006, dalam upaya menghentikan pendanaan untuk program-program rudal balistik nuklir oleh Pyongyang.

Selain itu, DK PBB juga telah melarang ekspor termasuk batu bara, besi, timah, tekstil dan makanan laut, serta membatasi impor minyak mentah dan produk minyak sulingan.

Pembicaraan AS-Korut Belum Berlanjut

Presiden AS Donald Trump telah bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un sebanyak tiga kali, terakhir Juni lalu.

Trump menjadi presiden Amerika pertama yang menginjakkan kaki di Korea Utara di Zona Demiliterisasi (DMZ) antara kedua Korea.

Keduanya sepakat untuk melanjutkan perundingan macet, yang bertujuan agar Pyongyang menghentikan program senjata nuklirnya.

Pembicaraan belum dilanjutkan, tetapi pada Juli dan awal Agustus, Korea Utara melakukan tiga uji coba rudal jarak pendek dalam jangka waktu delapan hari.

Belum ada komentar dari Gedung Putih AS tentang rilis laporan terbaru PBB itu.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber: Liputan6.com

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.