"Kota Maksiat" Ditemukan, Warganya Kerap Bikin Dosa Sampai Ditenggelamkan
Keberadaan dari Kota Rungholt telah lama menjadi perdebatan. Bagaimanapun, penelitian dari Universitas Kiel, Universitas Johannes Gutenberg di Mainz, dan beberapa institut lain menemukan benda-benda terkait kota itu.
Kota Rungholt disebut-sebut sebagai kota yang sudah lama hilang dan tenggelam akibat hukuman dari konsekuensi perilaku para penduduknya yang kerap bermabukan, bergelimangan harta, dan memberontak.
Juga dikenal sebagai "Atlantis Laut Utara," kota ini ditemukan oleh peneliti di pesisir utara Jerman setelah tenggelam pada tahun 1362 M.
Konon, para penduduk dari kota ini seringkali mberbuat maksiat, seperti bermabuk-mabukan, memberontak, dan memamerkan harta mereka, yang kemudian membawa petaka hingga menenggelamkan kota mereka.
Pada satu hari Natal, seorang pendeta berdoa kepada Tuhan meminta agar para pemuda dari kota tersebut diberikan hukuman. Doa tersebut dikabulkan dan badai menghancurkan kota itu keesokan harinya.
Keberadaan dari Kota Rungholt telah lama menjadi perdebatan. Bagaimanapun, penelitian dari Universitas Kiel, Universitas Johannes Gutenberg di Mainz, dan beberapa institut lain menemukan benda-benda terkait kota itu.
Dilansir Newsweek, institut pendidikan dan riset tersebut berhasil menemukan reruntuhan gereja di sekitar Laut Frisian Wadden Utara yang dipercaya sebagai letak dari kota hilang tersebut.
Karakteristik fondasi bangunan
Hannah Hadler, arkeolog dari Univeristas Johannes Gutenberg mengatakan, "kami menemukan gereja ini saat kami sedang mengerjakan penelitian lapangan pada bulai Mei di sekitar deretan gundukan lahan."
"Gereja ini terletak di salah satu gundukan tersebut dan tidak ada bangunan-bangunan lain di sekitarnya. Biasanya, gereja di Frisia Utara dibangun sendiri di atas masing-masing gundukan lahan."
Pengidentifikasian bangunan ini sebagai gereja didasarkan oleh karakteristik fondasi bangunan tersebut dengan struktur bersudut di bagian baratnya, lokasi dari menara gereja tersebut sebelumnya."
Hasil penggalian mereka juga menemukan beberapa fragmen batu bata yang memperkuat spekulasi mengenai tipe bangunan tersebut dan keterkaitannya dengan Kota Rungholt.
"Sejauh ini, kami kabarkan bahwa penemuan-penemuan yang ada, seperti gundukan, tanggul, dan gerbang pasang surut, memiliki ukuran yang sangat besar dan menandakan sebuah hunian yang mewah. Menurut sudut pandang kami, terdapat kemungkinan hunian milik orang kaya ini merupakan bagian Kota Rungholt."
Reporter Magang: Qaulan Maruf Indra
(mdk/pan)