LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Korut tak percaya penyelidikan Malaysia soal kematian Kim Jong-nam

Duta Besar Korea Utara untuk Malaysia mengatakan investigasi otoritas Malaysia terkait pembunuhan Kim Jong-nam tidak bisa dipercaya. Dia menyebutkan tidak ada bukti jelas, dan otopsi tidak menyertakan perwakilan Korut menjadi alasan negaranya tidak percaya pada Malaysia.

2017-02-20 16:30:00
Pembunuhan Kim Jong Nam
Advertisement

Duta Besar Korea Utara untuk Malaysia mengatakan investigasi otoritas Malaysia terkait pembunuhan saudara tiri Kim Jong-un, Kim Jong-nam tidak bisa dipercaya.

"Sudah tujuh hari sejak kejadian itu tapi tidak ada bukti yang jelas tentang penyebab kematian Kim Jong-nam dan saat ini kami tidak bisa mempercayai penyelidikan polisi Malaysia," kata Duta Besar Kang Chol, yang sebelumnya telah dipanggil Kementerian Luar Negeri Malaysia, seperti dilansir dari laman Independent, Senin (20/2).

"Kami telah diberi hasil identifikasi, dan identitasnya bernama Kim Chol, warga DPRK, sebagaimana disebutkan dalam paspornya," tambahnya.

Advertisement

Sebelumnya, Kang mengatakan Malaysia mencoba menyembunyikan sesuatu, Dia menambahkan, otopsi terhadap jasad Jong-nam dilakukan secara sepihak dan tidak menyertakan perwakilan Korut.

Pihak Malaysia sendiri telah memberikan syarat kepada Korut jika ingin mendapatkan jasad Jong-nam kembali, yakni menyerahkan sample DNA dari salah satu anggota keluarga. Namun, Korut menolaknya karena dikhawatirkan DNA tersebut digunakan untuk tujuan lain.

Kim Jong-nam diduga dibunuh menggunakan racun saat hendak terbang ke Macau. Dia diracun di Bandara Internasional Kuala Lumpur oleh perempuan yang membekap wajahnya.

Advertisement

Sejauh ini, sudah empat orang ditangkap diduga terkait kasus pembunuhan. Seorang wanita asal Indonesia, Siti Aisyah, menjadi salah satu di antara tersangka.

(mdk/che)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.