Korut bebaskan turis Jepang atas dasar kemanusiaan
Korea Utara membebaskan seorang turis Jepang yang melanggar aturan selama berkunjung ke negara tersebut. Turis yang diketahui bernama Tomoyuki Sugitomo itu ditangkap awal bulan ini dan dibebaskan atas alasan kemanusiaan.
Korea Utara membebaskan seorang turis Jepang yang melanggar aturan selama berkunjung ke negara tersebut. Turis yang diketahui bernama Tomoyuki Sugitomo itu ditangkap awal bulan ini dan dibebaskan atas alasan kemanusiaan.
Dilansir dari laman BBC, Senin (27/8), hanya sedikit informasi yang bisa diperoleh tentang Sugitomo dari Korut. Pemerintah pun tidak membeberkan alasan mengapa dia ditangkap dan hanya mengatakan bahwa Sugitomo telah melanggar aturan.
Sementara itu, media Jepang melaporkan bahwa kemungkinan besar Sugitomo ditangkap karena telah merekam fasilitas militer milik Korut.
Sugitomo sendiri diperkirakan merupakan pria akhir 30-an yang ditahan saat menjalani tur dengan kelompoknya ke Nampo, pantai barat. Nampo atau Nanpo merupakan rumah bagi pangkalan angkatan laut Korut dan pabrik senjatanya.
Sebagaimana diketahui, Korut melakukan pengawasan sangat ketat terhadap para wisatawan yang berkunjung. Negara misterius itu juga kerap memenjarakan turis karena alasan yang terkadang sewenang-wenang dan menggunakannya sebagai alat tawar menawar dalam negosiasi dengan negara asal tahanan.
Di antara tahanan paling terkenal baru-baru ini ada Otto Warmbier. Dia merupakan mahasiswa Amerika Serikat yang dipenjara karena mencuri properti dalam hotel.
Warmbier juga dibebaskan atas alasan kemanusiaan. Sayangnya dia dipulangkan ke AS dalam keadaan koma. Warmbier sempat dirawat di rumah sakit karena kondisinya semakin kritis hingga akhirnya meninggal beberapa hari kemudian.
Baca juga:
Dianggap tak ada kemajuan soal nuklir, Trump batalkan kunjungan Menlu AS ke Korut
Stephen Biegun ditunjuk sebagai utusan khusus AS Korea Utara
Indonesia jadi tuan rumah Asian Games, Menlu Retno bangga pererat Korsel-Korut
Pertemuan haru dua keluarga di Korsel & Korut setelah 6 dekade terpisah
Kim Jong-un kecewa dengan fasilitas layanan kesehatan di Korut
Saat kontingen Korut dan Korsel satu bendera dalam pembukaan Asian Games