LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Korea Utara sebut pidato Trump sombong dan sewenang-wenang

Korea Utara kembali menyerang pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan sebutan "Teriakan ketakutan Trump" oleh kekuatan Korut. Mereka mengkritik pidato Trump yang terkesan sombong dan sewenang-wenang.

2018-02-05 07:03:00
Donald Trump
Advertisement

Korea Utara kembali menyerang pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan sebutan "Teriakan ketakutan Trump" oleh kekuatan Korut. Mereka mengkritik pidato Trump yang terkesan sombong dan sewenang-wenang.

Selama berpidato, Trump mengkritik Presiden Korea Utara Kim Jong Un diktator dan kejam. Trump juga mengecam pelanggaran hak azasi manusia yang meluas di bawah rezim tersebut, serta menjurus pada kasus Otto Warmbier, seorang pelajar AS yang tewas tahun lalu tak lama setelah dibebaskan dari penjara selama 17 bulan di Korea Utara.

Menurut laporan kantor berita Korut, KCNA, juru bicara kementerian luar negeri Korea Utara mengatakan ucapan Trump mencerminkan puncak kesombongan, dan kesewenang-wenangan, dilansir dari laman France24, Minggu (4/2).

Advertisement

"Trump juga melakukan tekanan terhadap negara kita, dengan kejam memfitnah sistem sosial terpusat yang paling unggul," kata pernyataan tersebut.

Pernyataan itu menambahkan, Trump takut pada kekuatan Korut yang sudah mampu membuat senjata nuklir dan menjadi negara strategis yang diakui oleh dunia.

Dalam pidato, Trump memuji Ji Seong Ho, seorang pembelot Korea Utara yang melakukan perjalanan sejauh 6.000 mil ke Korea Selatan, setelah mengalami diskriminasi dan penyiksaan yang parah di Korut.

Advertisement

Menanggapi hal tersebut, Korut mengklaim bahwa Trump memiliki niat jahat teradap Korut, dengan mengandalkan pembicaraan tentang 'tekad Amerika'.

"Jika Trump tidak membuang cara berpikirnya yang tidak sesuai dan tidak terbukti, itu bisa membahayakan keamanan dan masa depan AS," kata Kementerian Luar Negeri Korea Utara.

Baca juga:
Korea Utara terima bahan pembuat nuklir melalui Kedubes Jerman
Korut tuding AS mau jadikan Olimpiade Musim Dingin ajang bikin ribut
Delegasi Korut bertolak ke Rusia bahas soal kerja sama
Korea Utara: Latihan gabungan AS dan Korsel bisa hambat perdamaian
UNICEF perkirakan 60 ribu anak-anak Korea Utara bakal kelaparan

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.