Korban tewas gempa Italia bertambah jadi 247 orang
Korban paling banyak terdapat di Provinsi Reiti. Banyak anak kecil masih terjebak reruntuhan bangunan
Peringatan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi terbukti soal korban jiwa gempa bumi di Provinsi Reiti. Hingga Kamis (25/8) pagi waktu setempat, 247 dinyatakan tewas. Ratusan orang masih dinyatakan hilang. Mayoritas korban terjebak reruntuhan di Kota Amatrice, Accumoli, dan Pescara del Tronto, seperti dilaporkan BBC.
Lebih dari 4.300 personel tim SAR sudah dikerahkan untuk menyisir bangunan yang roboh. Banyak dari korban tewas adalah anak-anak dan lansia. Di tengah suasana duka, para penyelamat sempat bersorak karena berhasil menyelamatkan gadis kecil yang terjebak 17 jam di reruntuhan tadi malam.
PM Renzi menyatakan negaranya sangat bersedih atas gempa yang getarannya terasa hingga Ibu Kota Roma itu. "Jumlah korban tewas ini belum final."
PM Italia menyatakan dana darurat senilai 235 Juta Euro (setara Rp 3,5 triliun) segera dikucurkan. Hal itu dia sampaikan setelah menemui perwakilan tim SAR serta sebagian korban selamat di Provinsi Rieti.
"Italia tahu cara menghadapi bencana seperti ini. Kami jamin tidak akan ada keluarga dan kota yang dibiarkan sendirian," kata Renzi.
Juru bicara tim SAR, Andrea Gentili, menyatakan proses evakuasi terhambat karena kekurangan alat-alat. "Kami butuh gergaji, las, eskavator. Apapun, akan sangat membantu," ujarnya.
Baca juga:
Separuh kota hancur, korban tewas gempa Italia jadi 120 orang
Penyelamatan para korban gempa Italia berlangsung dramatis
Italia beri 'uang jajan' Rp 7,4 juta bagi para remaja 18 tahun
Enam tewas ketika separuh kota roboh akibat gempa 6,2 SR di Italia
Luluh lantak Italia diguncang gempa 6,2 SR
Gempa 6,2 SR guncang Italia, gedung ambruk dan listrik padam