LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Koran Meksiko tutup karena jurnalisnya banyak dibunuh kartel narkoba

Koran Meksiko tutup karena wartawannya banyak dibunuh kartel narkoba. Pihak manajemen koran menilai sudah terlalu berbahaya jika surat kabar itu terus terbit. Kota tempat koran itu terbit adalah markas dari kartel bengis Juarez yang didirikan oleh Armado Carillo Fuentes, 'Sang Dewa Langit', pada 1970.

2017-04-04 14:53:00
Meksiko
Advertisement

Sebuah surat kabar di Kota Ciudad Juarez, perbatasan Meksiko, tutup lantaran banyak jurnalisnya tewas dibunuh dan kasusnya penuh misteri. Pihak manajemen koran menilai sudah terlalu berbahaya jika surat kabar itu terus terbit.

Redaktur koran El Norte, Oscar Cantu Murguia, mengabarkan berita sedih ini dalam sebuah surat perpisahan bertajuk 'Adios' yang dimuat di halaman depan koran dan juga di situs daring mereka.

Kantor berita Reuters melaporkan, Selasa (4/4), dalam surat itu dia menyinggung soal pembunuhan terhadap jurnalis bernama Miroslava Breach di Kota Chihuahua.

Breach adalah reporter untuk koran nasional La Jornada tapi dia sering bekerja sama dengan El Norte dalam sejumlah liputan.

"Para pembaca yang budiman, hari ini saya menyampaikan laporan yang sudah saya putuskan sebelumnya untuk menutup surat kabar ini karena di antara fakta-fakta yang ada, tidak ada jaminan keamanan untuk hadirnya jurnalisme berimbang yang kritis," tulis Cantu.

foto jurnalis Miroslava Breach yang tewas dibunuh ©AP

Advertisement




El Norte yang berarti Utara selama ini menjangkau wilayah pemberitaan di sekitar utara Meksiko di Kota Juarez, kota perbatasan yang selama 40 tahun dikenal sebagai tempat bersemayam para kartel narkoba dan kekerasan. Kota ini ini adalah markas dari kartel bengis Juarez yang didirikan oleh Armado Carillo Fuentes, 'Sang Dewa Langit', pada 1970.

Fuentes meninggal saat operasi plastik pada 1997, dan kartel itu kemudian diteruskan oleh adiknya Vicente yang kemudian dibekuk aparat pada 2014.

Menurut Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ), sedikitnya 38 wartawan tewas di Meksiko sejak 1992 terkait pekerjaan mereka. Dan 50 lainnya juga dibunuh karena sebab yang belum jelas.

Breach ditembak mati pada 23 Maret lalu ketika dia baru keluar dari rumahnya. Dua jurnalis lain dibunuh di Guerrero dan Veracruz.

Wartawan lain ditembak di Poza Rica, Veracruz pada 29 Maret. Korban kini masih dalam keadaan kritis.

Baca juga:
Pemerkosa dibebaskan karena korban tidak puaskan nafsunya
Festival meledakkan palu di Meksiko yang seru sekaligus berbahaya
Perampok di Meksiko diamuk ratusan warga, tangannya dipotong
Pria tergemuk sejagat ini akhirnya turun berat badan 170 kg
Tahanan bentrok, asap hitam selimuti Penjara Cadereyta di Meksiko
Perbedaan kontras wilayah AS dan Meksiko yang terpisah tembok
Penemuan ladang opium di wilayah pegunungan Meksiko

Advertisement
(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.