LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Koran Jerman lansir kartun Netanyahu sebagai perusak perdamaian

Kartun itu memperlihatkan Netanyahu sedang ingin meracuni 'merpati perdamaian Timur Tengah' melalui sepotong roti.

2013-08-07 17:05:00
Benjamin Netanyahu
Advertisement

Sebuah karikatur yang menggambarkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang ingin meracuni 'merpati perdamaian Timur Tengah', baru-baru ini diterbitkan oleh koran asal Jerman, Stuttgarter Zeitung dan diunggah di laman Facebook awal pekan ini.

Gambar karikatur itu memperlihatkan Netanyahu sedang menuangkan racun dari sebuah botol dengan tanda 'penyelesaian pembangunan' ke sepotong roti, di mana ada seekor merpati berdiri di dekatnya sambil membawa ranting zaitun di mulutnya, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (7/8).

Kedutaan Besar Israel dikabarkan telah menyampaikan sebuah surat kepada pemimpin redaksi koran Stuttgarter Zeitung untuk memprotes gambar karikatur itu.

Advertisement

Pemerintah Israel pada hari Minggu menambahkan 20 pemukiman Yahudi di Tepi Barat ke daftar yang disusun pada 2009, yakni komunitas Yahudi yang diprioritaskan untuk mendapat bantuan.

Ini bukanlah pertama kalinya Netanyahu dijadikan objek karikatur yang menyindir dirinya. Sebuah karikatur Netanyahu juga pernah diterbitkan pada hari peringatan Holocaust Internasional pada Januari lalu di surat kabar asal Inggris the Sunday Times.

Saat itu, Netanyahu digambarkan sedang membangun sebuah tembok dari mayat warga Palestina, dan menggunakan darah mereka sebagai semen.

Advertisement

Namun, kartun itu ditarik oleh editor karikatur the Sunday Times, Gerald Scarfe, termasuk sebuah keterangan yang menyatakan, 'Pemilihan umum Israel - akankan penyemenan perdamaian berlanjut?'.

Setelah mendapat banyak kritikan, para editor dan pemilik koran itu meminta maaf secara terang-terangan atas kesalahan yang mengerikan itu, dan permintaan maaf dicetak ulang di seluruh media Inggris.

Proses perundingan yang didukung Amerika untuk perdamaian di Timur Tengah antara perwakilan Israel dan Palestina setuju untuk bertemu lagi dan memulai pembicaraan substantif dengan harapan mencapai penyelesaian panjang dalam waktu sembilan bulan.

(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.