LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Konflik Suriah tidak mereda, Menlu AS mengaku frustasi

Kerry mengaku AS kehabisan alasan untuk melakukan agresi pada rezim Bashar al-Assad. Padahal menurut dia, AS pinya kesempatan saat Assad melancarkan serangan kimia pada 2013 silam.

2016-10-04 14:15:48
Konflik Suriah
Advertisement

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, mengaku sangat frustasi mengatasi konflik di Suriah yang tidak mereda. Dengan gamblang Kerry mengatakan, selama ada Rusia di belakang Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Pernyataan tersebut disampaikan Kerry dalam pertemuan dengan warga sipil Suriah di sela Sidang Umum PBB pekan lalu.

Dilaporkan CNN, Selasa (4/10), Amerika Serikat seperti kehabisan alasan untuk melakukan agresi militer pada Assad. Dia juga menyayangkan keputusan Kongres AS yang menolak penyerangan ke Suriah kala Assad melancarkan serangan kimia ke wilayah Ghouta dan menewaskan sedikitnya 1.500 orang.

Advertisement

"Intinya Kongres menolak, bahkan untuk mengambil suara yang mengizinkan serangan itu," ucapnya.

Diskusi Kerry dan beberapa warga Suriah ini terjadi usai Rusia dan AS mengumumkan gencatan senjata di Jenewa. Gencatan senjata itu banyak dilanggar Rusia.

Kerry mengumumkan, Assad bahkan telah menempatkan 10 ribu tentara ke wilayah tersebut untuk menyerbu Aleppo.

Advertisement

"Masalahnya Rusia tidak peduli hukum internasional. Kami tidak punya dasar kuat untuk menegakkan gencatan senjata. Hal ini berdasarkan nasihat pengacara kami, kecuali kami memiliki resolusi Dewan Keamanan," sambungnya.

Resolusi DK PBB soal Suriah selalu menuai veto oleh Rusia dan China. November tahun lalu, Rusia memulai intervensi di Suriah atas permintaan Assad.

"Satu-satunya alasan mereka membiarkan kami terbang adalah karena kami mengincar ISIS," kata Kerry.

Menurut Kerry, AS telah melakukan semampunya untuk menghentikan kekerasan di Suriah.

"Kalian boleh marah kepada kami, tapi kami telah mencoba untuk membantu warga Suriah memperjuangkan negara mereka, dan kami telah mengeluarkan banyak uang, banyak sekali upaya," tuturnya.

Baca juga:
Dubes Rusia: Amerika Serikat sering melanggar perjanjian di Suriah
AS gelontorkan Rp 4,7 T untuk bantuan kemanusiaan Suriah
Serangan udara hantam rumah sakit dan toko roti di Aleppo
Kawah-kawah besar di tengah potret suram kehancuran Kota Aleppo
Tangis pria ini pecah saat selamatkan bayi dari reruntuhan di Suriah

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.