Kondisi di Aleppo semakin parah, Indonesia serukan gencatan senjata
Indonesia terus serukan gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan untuk warga Aleppo. Indonesia sendiri sudah memberikan bantuan ke Aleppo dalam bentuk uang dan makanan.
Pemerintah Indonesia terus mengikuti berbagai perkembangan di Aleppo, Suriah. Melihat kondisi semakin parah, Indonesia serukan agar gencatan senjata segera dicapai.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan Indonesia juga mendorong bantuan kemanusiaan segera diberikan kepada warga sipil korban gempuran Aleppo.
"Kita ikuti secara dekat perkembangan di Suriah, Aleppo. Ini sangat memprihatinkan dengan perkembangan yang terjadi, terutama soal memburuknya situasi kemanusiaan di Aleppo," ujar Menlu Retno, Jumat (16/12).
Menlu Retno mengatakan gencatan senjata harus dilakukan mengingat banyaknya korban sipil, terutama anak-anak dan wanita.
"Kita desak dibukanya akses penuh bantuan kemanusiaan, dapat dibuka secara penuh tanpa hambatan. Kita tahu ada 50 ribu warga di Aleppo yang harus dievakuasi," sambung dia.
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda ini mengungkapkan, Indonesia sudah memberikan bantuan ke Suriah, khususnya Aleppo. Bantuan yang diberikan dalam bentuk uang dan makanan.
Sementara itu, masih banyak warga negara Indonesia yang bekerja di Suriah. Karenanya, Indonesia masih membuka perwakilan diplomatik di Damaskus.
"Banyak yang bertanya kenapa kita (Indonesia) masih bertahan di Damaskus. Masih banyak warga kita yang ada di Suriah, dan tidak pernah sehari pun saya putus komunikasi dengan Dubes di Damaskus," cerita Menlu Retno.
Komunikasi dilakukan tak hanya sehari sekali, namun tergantung dengan situasi yang terjadi di negara tersebut. Menlu Retno mengatakan selalu ada kasus dan Indonesia harus bisa mengeluarkan WNI dari konflik.
Situasi di Suriah, tepatnya Aleppo kian memanas. Gempuran senjata antara tentara rezim Bashar al-Assad dengan pemberontak Suriah terus terjadi. Korban tewas dan luka mayoritas berasal dari penduduk sipil, terutama anak-anak dan perempuan.
Baca juga:
Warga sipil gadungan laporkan kondisi Aleppo lewat media sosial
Ribuan umat Islam Solo kecam pembantaian di Aleppo
Nasib penduduk Aleppo tak jelas usai dievakuasi
Evakuasi ribuan warga meninggalkan kota perang Aleppo