LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Komite Parlemen sebut Inggris terlibat penyiksaan tahanan terorisme

Komite Parlemen sebut Inggris terlibat penyiksaan tahanan terorisme. Komite Intelijen dan Keamanan (ISC) mengungkapkan fakta bahwa pemerintah Inggris ikut terlibat dalam penyiksaan dan rendisi sejak perang melawan terorisme diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat George Bush pada 2001 lalu.

2018-06-29 19:29:32
Inggris
Advertisement

Komite Intelijen dan Keamanan (ISC) mengungkapkan fakta bahwa pemerintah Inggris ikut terlibat dalam penyiksaan dan rendisi (pemindahan tahanan ke negara lain untuk diinterogasi) sejak perang melawan terorisme diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat George Bush pada 2001 lalu.

ISC sendiri merupakan Komite Parlemen yang mengawasi operasi dikerahkan oleh agen mata-mata Inggris selama bertahun-tahun.

Dalam laporannya, ISC mengatakan, dalam 232 kasus pemerintah Inggris telah memasok pertanyaan atau informasi intelijen kepada sekutu meski mengetahui dugaan adanya penganiayaan. Dari 198 kasus, Inggris juga menerima informasi dari dinas penghubung namun mengabaikan fakta telah terjadi penganiayaan terhadap tahanan.

Advertisement

"Dalam pandangan kami, Inggris telah menoleransi dan membiarkan penganiayaan. Hal itu yang kami anggap tak termaafkan," kata Ketua Komite, Dominic Grieve, dikutip dari Middle East Monitor, Jumat (29/6).

"Fakta bahwa AS dan lainnya memperlakukan para tahanan dengan tidak baik, hal itu tidak bisa diragukan lagi. Namun fakta lain juga menunjukkan bahwa badan-badan dan intelijen pertahanan menyadari hal ini sejak awal, tetapi tidak ada tindakan yang diambil," tambahnya.

Grieve juga menambahkan hal sama berlaku untuk rendisi. Berdasarkan pengamatannya, tidak ada upaya untuk mengidentifikasi risiko yang akan terjadi dan memperhitungkan keterlibatan Inggris.

Advertisement

"Tidak ada pemahaman tentang rendisi dan tidak ada kebijakan yang jelas dari Inggris," ungkapnya.

Baca juga:
Kelucuan monyet tupai santap es di tengah cuaca panas
Ketika Inggris ingin berikan akses tanpa batas ke penyidik senjata kimia
Bukan kunjungan politik, ini yang akan dilakukan Pangeran William selama di Israel
Melihat uniknya topi Bangsawan Inggris di Royal Ascot
Mulai 6 Juli, Inggris pangkas persyaratan pembuatan visa bagi pelajar Indonesia

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.