Kisah Dramatis Penangkapan Xanana Gusmao Oleh Prajurit Kopassus TNI
Mantan Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao yang menjenguk ibu Ani Yudhoyono, Minggu (24/2) di Singapura. Xanana adalah sahabat baik SBY dan para presiden RI. Hubungan antara Indonesia dan Timor Leste juga sangat baik kini.
Mantan Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao yang menjenguk ibu Ani Yudhoyono, Minggu (24/2) di Singapura. Xanana adalah sahabat baik SBY dan para presiden RI. Hubungan antara Indonesia dan Timor Leste juga sangat baik kini.
Ada kisah sejarah menarik bagaimana dulu Xanana Gusmao memimpin gerilyawan Fretilin melawan tentara Indonesia. El komandante ini dikenal tangguh dan sangat menguasai medan sampai berkali-kali lolos dari sergapan pasukan TNI.
Adalah tugas tim Kopassus TNI AD memburu Xanana. Setelah Presiden Fretilin Nicolao Lobato tertembak mati, Xanana yang menggantikan posisinya. Dia menjadi ikon perlawanan rakyat Timor Leste.
Suatu hari, ada informasi keberadaan Xanana di daerah pegunungan dekat Kota Ainaro. Berbagai kesatuan segera bergerak mengepung tempat itu. Digambarkan tempat bersembunyi Xanana ada di sebuah lereng terjal yang di bawahnya terdapat sungai.
Tanggal 20 November 1992, Tim Kopassus bergerak ke persembunyian Xanana di sebuah pondok. Ada yang mencurigakan di dalamnya. Nalursi sebagai prajurit terlatih segera bicara. Mereka menggeser sebuah lemari. Benar saja, di sana ada sebuah lubang yang ditutupi plastik dan papan.
"Begitu tingkap dibuka, dengan tenangnya Xanana dari bawah mengangkat kedua tangan lalu tersenyum dan tidak menunjukkan rasa takut," kata seorang perwira Kopassus, Bambang Ismawan yang saat peristiwa itu berpangkat Letnan Satu.
Kisah ini dimuat dalam Buku Kopassus Untuk Indonesia yang ditulis Iwan Santosa dan EA Natanegara dan diterbitkan R&W Publishing tahun 2009.
Menurut Bambang, tim sudah siap menembak dan menyangka Xanana akan memberikan perlawanan. Namun ternyata komandan gerilya itu bersikap santun dan menyerah.
Tim penyergap kemudian membawa Xanana kepada Pangkolaps Brigjen TNI Theo Syafei yang kemudian melapor pada Panglima Jenderal Try Sutrisno di Jakarta. Theo juga meminta agar Xanana diperlakukan dengan baik.
Xanana kemudian dipenjara di LP Cipinang Jakarta. Saat kemudian Timor Timur berpisah dengan Indonesia, dia menjadi Presiden pertama Timor Leste tahun 2002-2007. Lalu menjadi Perdana Menteri dari tahun 2007 hingga 2015.
Pria keturunan Porto-Tetun terus menduduki sejumlah posisi strategis dalam pemerintahan. Saat ini Xanana Gusmao menjadi menteri perencanaan dan investasi Strategis. Dia terus menjalin persahabatan dengan Indonesia.
Xanana Gusmao jenguk Ani Yudhoyono ©Istimewa
Baca juga:
Keakraban Xanana Gusmao Dengan SBY saat Jenguk Ibu Ani di Singapura
Kisah Misterius Komandan TNI Tersesat 11 Hari di Hutan Papua Buru Pemberontak
Kisah Menegangkan Intel TNI Menyusup dan Sabotase Puluhan Senjata Musuh
Kisah Prajurit Kopassus TNI, Lebih Takut Pelatih daripada Setan
Cerita Pelatih Pasukan Elite TNI Didik Kopassus, Salah Bisa Berujung Maut
Beratnya Pendidikan Kopassus, Prajurit TNI Dibayar Rp 1 Miliar Ogah Mengulang