Kerap uji coba rudal, Trump sebut tindakan Korut sangat buruk
Kerap uji coba rudal, Trump sebut tindakan Korut sangat buruk. Uji coba yang terakhir dilakukan saat Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengunjungi Asia untuk membahas soal uji coba nuklir Korut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi tanggapan mengenai uji coba rudal yang dilakukan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Menurut Trump, tindakan dilakukan saat Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengunjungi negara tersebut, sangat tidak pantas.
Trump menyatakan hal tersebut kepada wartawan di Air Force One. Dia pun menegaskan kembali kritikannya lewat akun media sosial Twitter miliknya.
"Korea Utara bertindak sangat buruk. Dia telah 'bermain-main' dengan Amerika Serikat bertahun-tahun lamanya. China malah telah memberi sedikit bantuan," tulis Trump, dilansir dari laman metro.co.uk, Senin (20/3).
Uji coba peluncuran roket yang dilakukan Korut memang dinilai sebagai alat provokasi oleh Amerika Serikat. Terlebih hal itu dilakukan saat Tillerson sedang berada di Asia guna menangani program nuklir dan rudal milik negara komunis tersebut.
Meski Perserikatan Bangsa-Bangsa telah melarang Korut untuk melancarkan programnya, namun Pyongyang tidak mau ambil pusing. Mereka malah mengklaim segala uji coba rudal yang telah dilakukan tujuannya untuk membentuk kedamaian dunia.
Seperti diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, Pyongyang telah meluncurkan uji coba rudal yang disebut sebagai terobosan revolusioner paling bersejarah di Korut oleh Jong-un. Bahkan, dalam satu dekade mendatang, Korut disinyalir akan meluncurkan satu rudal lagi hingga mencapai bulan.