LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Kepercayaan rakyat Filipina pada Duterte jatuh ke level terendah

Survei yang dirilis oleh lembaga independen Social Weather Stations (SWS) itu mewawancarai 1.200 responden selama seminggu pada akhir Juni lalu. Tujuan dari survei itu sendiri adalah untuk mengukur opini publik tentang kepribadian presiden.

2018-09-09 07:03:00
Rodrigo Duterte
Advertisement

Sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa kepercayaan rakyat Filipina terhadap Presiden Rodrigo Duterte berada di level terendah.

Survei yang dirilis oleh lembaga independen Social Weather Stations (SWS) itu mewawancarai 1.200 responden selama seminggu pada akhir Juni lalu. Tujuan dari survei itu sendiri adalah untuk mengukur opini publik tentang kepribadian presiden.

"Nilai Duterte pada kuartal kedua turun sebanyak 8 poin dibandingkan dengan jajak sebelumnya, dari 65 menjadi 57. Itu adalah skor terendah yang diambil dari pemimpin populer di sembilan survei sejak dia mulai menjabat pada Juni 2016," demikian dilaporkan SWS, dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (8/9).

Advertisement

Menurunnya skor Duterte diyakini ada kaitannya dengan kata-kata diucapkannya kepada kelompok tertentu selama menjabat. Duterte pernah menyebut Tuhan 'bodoh' pada satu kesempatan untuk menyerang Gereja Katolik, setelah para pendeta mengkritik cara dia memerangi narkoba.

Duterte kembali melakukan serangan verbal kepada pihak gereja selama konferensi pers. Dia menyebut kelompok pendeta adalah sebuah lembaga paling munafik di Filipina saat ini. Terlebih gereja Katolik sedang banyak menghadapi tuduhan kasus pelecehan anak.

Ucapan-ucapan itu tentu saja memicu kebencian dari masyarakat Filipina. Terlebih warga negara tersebut adalah mayoritas Katolik.

Advertisement

Namun, Kepala Institut untuk Reformasi Politik dan Pemilihan di Manila, Ramon Casiple, mengatakan, normal bagi seorang presiden apabila popularitasnya menurun pada tahun kedua masa jabatan.

Sementara itu, pihak Duterte tidak memberi komentar banyak mengenai jajak pendapat dikeluarkan Sabtu pagi kemarin. Namun Duterte tetap menyambut segala dukungan dari warga agar memimpin lebih baik lagi.

"Kami sekarang bekerja dua kali lebih banyak untuk membantu warga terkena dampak harga tinggi karena inflasi, sekaligus menjaga agar ekonomi negara tetap stabil," kata juru bicara kepresidenan Harry Roque.

Baca juga:
Duterte siap kirim tentara ke Yordania untuk perangi ISIS
Duterte beberkan alasan beli senjata dari Israel, bukan dari AS
Duterte: Selama ada perempuan cantik akan selalu ada pemerkosaan
Duterte sebut Filipina lebih baik dipimpin oleh diktator
3 Ketakutan para kepala negara di dunia soal pembunuhan

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.