Kemlu gelar Hassan Wirajuda Award bagi pelindung WNI di luar negeri
Menlu Retno mengatakan perlindungan WNI adalah sebuah kerja sama yang sudah sepatutnya mendapat apresiasi khusus.
Kementrian Luar Negeri Indonesia malam ini memberikan penghargaan Hassan Wirajuda Award 2015 kepada 13 individu yang dinilai berjasa dalam perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) di luar negeri.
Dalam kata sambutannya, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan, perlindungan WNI adalah sebuah kerja sama yang sudah sepatutnya mendapat apresiasi khusus.
"Perlindungan WNI dan BHI adalah sebuah kerja tim. Karena itu, Kami ingin menumbuh kembangkan tradisi memberikan pengakuan dan penghargaan kepada mereka yang dipandang telah memberikan kontribusi signifikan dalam upaya perlindungan WNI di luar negeri," ujarnya di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (20/10).
Kendati begitu, mantan Menlu Hassan Wirajuda sendiri tidak menyangka bila namanya dinobatkan sebagai penganugerahan.
"Saya tidak menyangka sebelumnya, bila anugerah ini menobatkan nama saya sebagai judul penganugerahan, maka saya harap kedepannya penghargaan ini tetap berlanjut dan ada peningkatan," tutur mantan menlu RI pada 2001-2009 itu saat memberi orasi sambutannya.
Sosoknya sebagai inisiator dan pelopor utama upaya perlindungan WNI di luar negeri dinilai sudah muncul jauh sebelum menjabat menjadi menteri luar negeri. Menlu RI ke-15 ini juga memperkenalkan konsep Perwakilan Pelayanan Warga (Citizen Service) di 16 Perwakilan RI di mana terdapat konsentrasi jumlah dan permasalahan WNI.
Berikut, 13 individu penerima penghargaan Hassan Wirajuda Award 2015, sesuai dengan 7 kategori:
1. DVI Polri dan TNI AU untuk kategori Mitra Kerja Kementerian Luar Negeri.
2. Dubes RI Kuala Lumpur Herman Prayitno dan Konjen RI Jeddah Dharmakirty Syailendra untuk kategori Kepala Perwakilan RI.
3. Veronika Sedo Barek dan Mohamad Abdulkader Akraa untuk kategori Mitra Kerja Perwakilan RI.
4. Buruh Migran Indonesia Saudi Arabia dan Indonesian Migrant Workers Union Hong Kong untuk kategori Masyarakat Madani Indonesia.
5. Kompas.com dan Tempo.co untuk kategori Jurnalis/Media.
6. Anis Setyorini dan Fadhly Ahmad untuk kategori Staf Perwakilan RI.
7. Tim Percepatan Repatriasi WNI dari Suriah untuk kategori Tim Perlindungan WNI Kemlu RI.