LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Kelompok Bersenjata Serbu Gedung Pemerintah di Afghanistan Jelang Natal, 43 Tewas

Aparat menduga, pelaku penyerangan merupakan kelompok militan gerilyawan garis keras terafiliasi Taliban atau ISIS di Afghanistan.

2018-12-25 20:27:00
Afghanistan
Advertisement

Sejumlah pejabat Afghanistan mengatakan, sekelompok laki-laki bersenjata, termasuk beberapa pengebom bunuh diri, menyerbu sebuah gedung pemerintah di Kabul kemarin, sehari sebelum Natal.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Wahid Majroh mengatakan, sejauh ini 43 mayat dan 10 orang yang cedera telah diangkut dengan ambulans dari lokasi serangan.

Seorang polisi tewas dan tiga gerilyawan ditembak mati selama tujuh jam baku-tembak di dalam kompleks pemerintah itu.

Advertisement

Aparat menduga, pelaku penyerangan merupakan kelompok militan gerilyawan garis keras terafiliasi Taliban atau ISIS di Afghanistan, demikian seperti dikutip dari Antara (25/12).

Serangan itu berawal pada Senin (24/12) pagi ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan mobil bermuatan bahan peledak di luar gedung Kementerian Urusan Syuhada dan Difabel.

Ledakan itu membuat kelompok penyerang dapat memasuki gedung kementerian. Beberapa penyerang berusaha mengambil sandera, dan yang lain terlibat baku-tembak lama dengan pasukan keamanan lokal.

Advertisement

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish mengatakan kepada wartawan di Kabul bahwa gedung itu telah dinyatakan aman pasca serangan yang berlangsung selama tujuh jam, demikian seperti dikutip dari VOA Indonesia.

Para pejabat mengatakan, lebih dari 300 pegawai departemen berhasil dievakuasi setelah serangan itu terjadi. Banyak gedung dan departemen penting lain berada di pemukiman yang sama di Kabul.

Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab. Namun pemberontak Taliban dan militan ISIS kerap mengklaim serangan-serangan sebelumnya di Kabul dan beberapa wilayah lain di Afghanistan.

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Buat yang Masih Bingung, Ini Penjelasan Sederhana Tentang Perang di Afghanistan
Setelah Suriah, Kini Donald Trump Tarik Ribuan Personel Militer AS dari Afghanistan
Taliban Bertemu Pejabat AS di Uni Emirat Arab untuk Akhiri Perang di Afghanistan
Intip Tentara Wanita Afghanistan Mengasah Kemampuan Perang
Perwakilan Taliban Bakal Temui Pejabat AS Bahas Konflik Afghanistan
Cerita Kenekatan Jokowi Tembus Medan-Medan Bahaya

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.