LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Kekonyolan grup rasis Norwegia anggap kursi bus muslimah berjilbab

Anggota kelompok itu menulis komentar terkesan konyol menganggap kursi-kursi penumpang dianggap sebagai muslimah berjilbab itu membawa bom atau senjata. Fenomena itu memperlihatkan bagaimana orang-orang hanya mau melihat dari satu sudut pandang, dan menganggap muslimah sebagai ancaman.

2017-08-03 08:13:00
rasisme
Advertisement

Unggahan foto di laman media sosial Facebook milik kelompok anti-imigran asal Norwegia, Fedrelandet viktigst (Fatherland first), malah menjadi bahan olokan di dunia maya. Sebabnya adalah mereka mengunggah gambar deretan kursi di dalam bus kota dan dianggap sebagai sekumpulan muslimah mengenakan jilbab panjang (burka).

Dilansir dari laman The Guardian, Rabu (2/8), setelah foto itu diunggah ke laman Facebook kelompok itu, ramai komentar bermunculan. Anggota kelompok itu menulis komentar terkesan konyol menganggap kursi-kursi penumpang dianggap sebagai muslimah berjilbab itu membawa bom atau senjata. Sejumlah celotehan bernada serupa sahut menyahut di kolom komentar.

"Itu terlihat menyeramkan," tulis seorang anggota Fatherland first.

"Harus dilarang. Kamu enggak bisa tahu apa yang mereka sembunyikan di balik (jilbab)nya. Bisa jadi teroris," tulis anggota Fatherland first lainnya.

"Usir mereka dari sini," sambung anggota lainnya.

Jurnalis Norwegia, Johan Slattavik, mengatakan unggahan itu menarik buat dianalisa tentang bagaimana melihat pendapat orang-orang setempat yang berpikiran sempit.

Ketua Pusat Antirasis Norwegia, Rune Berglund Steen, mengatakan fenomena itu memperlihatkan bagaimana orang-orang hanya mau melihat dari satu sudut pandang, dan menganggap muslimah sebagai ancaman.

Kalangan faksi minoritas koalisi antara kaum konservatif dan Partai Perubahan Norwegia kini sedang mengusulkan rancangan aturan membatasi muslimah. Mereka bakal melarang muslimah mengenakan jilbab dan cadar. Mereka ingin menyusul Prancis, Belanda, Belgia, Bulgaria, dan Negara Bagian Bavaria di Jerman sudah menerapkan mengharamkan penggunaan jilbab bercadar. Alasannya tidak masuk akal lantaran dianggap menyulitkan dalam berkomunikasi.

Baca juga:
2 Lelaki tewas saat lindungi muslimah di AS dianggap pahlawan
Rumah dicoret-coret bernada rasis, LeBron James kecewa berat
Lecehkan pegawai, Dinas Intelijen Kanada digugat Rp 368 miliar
Bintang Youtube diusir dari pesawat karena bicara bahasa Arab
Toserba rasis di Meksiko, tak mau layani muslim dan Obama
Setuju Michelle Obama disebut kera bersepatu, Wali Kota Clay mundur
Kritik industri fashion, model kulit hitam tiru iklan-iklan populer

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.