LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Keju Tertua di Dunia Ditemukan di Makam Berusia 3.200 Tahun, Ada Bakteri Mematikan

Sebongkah "gumpalan putih" yang ditemukan di sebuah makam Mesir berusia sekitar 3.200 tahun, berpotensi menjadi keju padat paling kuno yang pernah ditemukan.

2023-02-21 15:28:54
Sains
Advertisement

Sebongkah "gumpalan putih" yang ditemukan di sebuah makam Mesir berusia sekitar 3.200 tahun, berpotensi menjadi keju padat paling kuno yang pernah ditemukan.

Keju ini ditemukan di makam Ptahmes, pejabat tinggi di kota Memphis, Mesir Kuno. Ptahmes menjabat pada abd ke-13 SM. Makam tersebut berada di Saqqara, selatan Kairo, yang juta dikenal sebagai "Kota Orang Mati".

Para peneliti kembali melakukan penggalian di Saqqara pada tahun 2010. Tiga tahun kemudian, mereka membersihkan pasir di sekeliling tembok terluar makam ketika mereka menemukan semacam gudang penyimpanan dan menemukan beberapa wadah yang pecah.

Advertisement

Salah satu wadah berisi gumpalan putih dan kain kanvas yang diyakini untuk menutupi wadah tersebut atau mengawetkan makanan yang disimpan di dalam wadah tersebut.

Tim kemudian melarutkan gumpalan putih tersebut, memurnikan konstituen proteinnya, dan menganalisisnya menggunakan proses yang memisahkan berbagai bagian cairan yang disebut kromatografi cair. Mereka kemudian mengukur berbagai molekul yang ada dalam sampel menggunakan proses yang disebut spektroskopi massa.

Peneliti memastikan itu adalah produk susu yang dibuat dari susu sapi yang dicampur dengan susu kambing atau domba. Demikian dikutip dari laman IFL Science, Selasa (21/2).

Advertisement

Dalam masyarakat Mesir Kuno, susu harus dikonsumsi tidak lama setelah diperah, jika tidak, maka diolah jadi keju dan produk fermentasi lainnya seperti yogurt.

Tim juga menemukan bakteri kuno dan berpotensi mematikan, Brucella melitensis. Bakteri ini dikenal mematikan bagi hewan ternak dan membuat manusia sakit parah.

Brucella melitensis menyebabkan brucellosis dan masih ada sampai saat ini. Bakteri ini juga menular dari hewan ke manusia setelah mengonsumsi produk susu yang tidak melalui proses pasteurisasi.

Jika tertular, bakteri ini menyebabkan hewan seperti anjing, babi, domba, kambing, dan unta kehilangan fungsi reproduksi. Jika menulari manusia, gejala yang bisa dirasakan seperti kehilangan selera makan, sakit kepala, lemas, dan sakit perut.

Sampai saat ini, hanya tanda-tanda brucellosis tidak langsung yang ditemukan pada tulang Mesir yang berasal dari tahun 750 SM. Mengidentifikasi B. melitensis merupakan bukti biomolekuler pertama penyakit ini dari Zaman Firaun.

Para peneliti mengatakan dalam jurnal American Chemical Society Analytical Chemistry, analisis lebih lanjut diperlukan untuk memastikan usia keju.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.